PROYEKSI.ID, PRINGSEWU — Sebanyak 13 santri Pondok Pesantren Miftahussalam menerima bantuan. Bantuan disalurkan YBM PLN UP3 Pringsewu.
Ponpes yang berada di Pekon Candi Retno, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu itu beberapa waktu lalu asramanya terdampak kebakaran.
Bantuan diberikan agar para santri bisa kembali menjalani kegiatan belajar.
Bentuk bantuan berupa tas, seragam sekolah, buku tulis, dan alat tulis. Ada juga perlengkapan pendidikan lainnya.
Selain itu, YBM PLN UP3 Pringsewu juga menyalurkan paket sembako. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri selama masa pemulihan.
“Agar Tetap Semangat Belajar”
Penyerahan dihadiri Manager PLN UP3 Pringsewu Eka Nurwati dan Ketua YBM PLN UP3 Pringsewu Eigi Ardiyanto. Hadir juga para pegawai PLN muzaki dan Pengasuh Ponpes Miftahussalam Ustadz Imam Muhyidin.
Eka Nurwati berharap bantuan ini meringankan beban para santri.
“Musibah ini tentu menjadi ujian bagi para santri. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka untuk kembali belajar dan menjadi penyemangat agar tetap tekun menimba ilmu serta mengejar cita-cita,” ujar Eka.
Ia juga mengapresiasi pegawai PLN yang konsisten menunaikan zakat melalui YBM PLN.
Senada, Eigi Ardiyanto menyebut bantuan ini bersumber dari zakat pegawai PLN.
“YBM PLN menjadi jembatan kebaikan antara para muzaki dan masyarakat yang membutuhkan. Melalui bantuan ini, kami berharap amanah zakat dari para pegawai PLN dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus mendukung para santri untuk bangkit,” kata Eigi.
Pengasuh Ponpes Miftahussalam, Ustadz Imam Muhyidin mengucapkan terima kasih.
“Bantuan ini sangat berarti bagi para santri yang sedang berusaha bangkit dan kembali menjalani kegiatan belajar. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu dengan keberkahan yang berlimpah,” tutur Imam.
YBM PLN UP3 Pringsewu menyatakan akan terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN. Sasarannya bidang pendidikan, sosial, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan. (Hend)











