PROYEKSI.ID, BANDAR LAMPUNG — Lumayan! 50 siswa SMK di Bandar Lampung dapat pelatihan gratis dari PLN. Materinya? Cara mengubah motor bensin jadi motor listrik.
Baca juga: 35 Siswa SMK Lampung Berangkat ke LKS Nasional 2026, Kadisdik: Jangan Minder Lawan Daerah Lain
Pelatihan ini digelar PT PLN UID Lampung melalui program PLN Peduli di SMKN 2 Bandar Lampung pada 22-23 Juli 2026. Pas banget jelang HUT RI ke-81.
Pesertanya dari SMKN 2, SMK 2 Mei, SMKN 5, dan SMKN 7 Bandar Lampung. Ada juga teknisi dari Bengkel KS Motrik dan Serayu Motor.
Selama 2 hari mereka belajar teori bareng dosen Universitas Bandar Lampung. Lalu praktik 1,5 hari langsung bongkar pasang. Yang ngajar instruktur dari Elders Garage.
Gak cuma dapat ilmu. PLN juga kasih 4 unit motor Honda Beat + 4 paket kit konversi ke 4 SMK. Biar bisa terus praktik.
“Bukan Cuma Bangun SPKLU, Tapi Cetak Orangnya”
Senior Manager PLN UID Lampung, Rio Widya Nugraha bilang, transisi ke kendaraan listrik butuh teknisi.
“PLN tidak hanya bangun infrastruktur, tapi juga siapkan SDM. Kami harap lahir teknisi dan inovator muda yang siap dukung transformasi energi sekaligus buka usaha baru,” kata Rio.
“Ilmunya Mantap, Baru Pertama Kali”
Dandi, salah satu siswa mengaku senang.
“Materi konversi motor listrik nambah banget. Sebelumnya belum pernah. Sekarang bisa praktik controller sampai dinamo. Pokoknya mantap,” ujarnya.
Guru SMK 2 Mei, Zain, juga minta PLN rutin gelar pelatihan.
“Ini bekal penting buat siswa hadapi teknologi. Harapan kami ada pelatihan lanjutan,” kata Zain.
Dengan ini, PLN berharap ekosistem kendaraan listrik di Lampung bisa tumbuh dari hulu: dari sekolah vokasi. (Hend)











