PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG – Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung menampilkan sederet produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam ajang Bandar Lampung Expo 2026.
Pameran yang berlangsung di Gedung Graha Mandala Alam, 17–27 Juli 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung.
Di stan Disdag, pengunjung bisa melihat langsung berbagai produk khas Lampung. Mulai dari pakaian, batik, selendang, kain tapis, hingga busana adat Lampung. Ada juga aneka kerajinan tangan hasil karya pelaku UMKM lokal.
Tak hanya kerajinan, produk pangan unggulan juga jadi daya tarik. Seperti gula aren, kopi khas Lampung, Madu Suhita, serta aneka makanan ringan hasil binaan UMKM binaan mitra di Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin mengatakan, keikutsertaan UMKM di expo ini adalah bentuk komitmen Pemkot memperluas akses promosi produk lokal.
“Bandar Lampung Expo menjadi momentum untuk memperkenalkan produk-produk unggulan UMKM kepada masyarakat. Kami ingin pelaku UMKM memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memasarkan produknya, meningkatkan penjualan, sekaligus memperluas jaringan usaha,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Ia menegaskan UMKM punya peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, Pemkot terus mendorong peningkatan kualitas produk, inovasi, hingga daya saing pelaku usaha.
“Kami berharap masyarakat dapat mendukung UMKM dengan membeli dan menggunakan produk lokal. Semakin banyak produk UMKM yang dikenal, semakin besar pula dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya. (* /WB)











