PROYEKSI.ID, BANDAR LAMPUNG — Jalanan di pusat Kota Bandar Lampung, Sabtu (19/7/2026) lumpuh. Bukan karena macet, tapi karena lautan manusia tumpah ruah menyaksikan Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya.
Acara ini jadi pembuka rangkaian HUT ke-344 Kota Bandar Lampung. Ada 82 kendaraan hias dan 538 peserta dari berbagai komunitas budaya yang berjalan sejauh 3 kilometer.
Baca Juga: Bandar Lampung Expo 2026 Dibuka, Eva Dwiana Bidik Investasi dan UMKM Naik Kelas
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana langsung melepas rombongan dari garis start.
“Festival ini warisan budaya yang sangat berharga. Lewat sini kita perkenalkan kekayaan Lampung ke generasi muda dan wisatawan,” kata Eva.
Reog Hingga Kostum Dayak Jadi Sorotan
Yang bikin heboh bukan cuma kendaraan hias dari BUMN, BUMD, dan OPD. Tapi juga atraksi para peserta.
Ada tarian Reog dengan topeng setinggi 3 meter, kostum Burung Enggang khas Dayak, drumband SMPN 32, hingga tarian adat Lampung. Komunitas dari Cirebon, Jawa Barat, hingga Jawa Timur juga ikut meramaikan.
“Peserta total 538 orang. Tujuannya jelas, melestarikan budaya dan nunjukin hasil pembangunan ke masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bandar Lampung, Adiansyah.
Kendaraan Hias Saingi Karnaval Jakarta
Baca Juga: Bandar Lampung Expo 2026 Digelar 18 Juli, Hijau Daun Bakal Guncang Pembukaan
Tak kalah menarik, 82 kendaraan hias ikut turun. Mulai dari instansi vertikal, perguruan tinggi, kecamatan, sampai FKUB. Masing-masing menampilkan tema pembangunan dan kearifan lokal.
Dewan juri yang diisi akademisi dan budayawan menilai langsung di sepanjang rute. Penilaian bukan cuma dari kemeriahan, tapi juga pesan yang disampaikan.
Eva mengapresiasi antusiasme peserta. Ia minta semua tampil sportif.
“Saya ucapkan terima kasih. Jaga sportivitas dan tampilkan yang terbaik,” pungkasnya.
Festival ini diharapkan jadi magnet wisata. Pemkot menargetkan HUT ke-344 ini bukan sekadar seremonial, tapi benar-benar menggerakkan ekonomi pelaku UMKM di sepanjang rute. (Hdr)











