PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyerahkan penghargaan ke empat kepala sekolah dasar negeri (SDN). Penghargaan ini Pemkot berikan atas keberhasilan sekolah mereka meraih akreditasi perpustakaan dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional. Penyerahan berlangsung pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin 1 Juni 2026.
Apresiasi Pemkot untuk Komitmen Literasi Sekolah
Pemkot Bandar Lampung memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi. Tujuannya menghargai komitmen dan kerja keras satuan pendidikan. Sebab, sekolah-sekolah tersebut berhasil meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Perpustakaan kini berfungsi sebagai pusat literasi, sumber belajar, serta sarana pendukung mutu pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
4 Kepala Sekolah Penerima Penghargaan
Adapun empat kepala sekolah yang menerima penghargaan tersebut yaitu:
Pertama, Heri Risdiyanto, S.Pd., M.Pd selaku Kepala SDN 1 Sukarame Dua.
Kedua, Muhammad Akbar, S.Pd selaku Kepala SDN 3 Gulak Galik.
Ketiga, Gunawan Wibisono, S.Pd., M.M selaku Kepala SDN 1 Keteguhan.
Keempat, Muhammad Mahful, S.Pd selaku Kepala SDN 1 Labuhan Ratu.
Upacara Khidmat Hari Lahir Pancasila 2026
Setelah upacara Hari Lahir Pancasila selesai, acara penyerahan penghargaan berlangsung khidmat. Turut hadir jajaran pejabat Pemerintah Kota Bandar Lampung, unsur Forkopimda, aparatur sipil negara, tenaga pendidik, serta berbagai elemen masyarakat.
Momen ini menjadi rangkaian kegiatan yang menegaskan komitmen pemerintah daerah. Komitmen tersebut fokus mendukung penguatan budaya literasi dan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tapis Berseri.
Eva Dwiana: Perpustakaan Kunci Tumbuhkan Budaya Baca
Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan apresiasinya. Menurut Eva, keberhasilan ini membuktikan sekolah-sekolah di Bandar Lampung terus berupaya. Mereka menghadirkan lingkungan belajar berkualitas dan mendukung perkembangan pengetahuan serta karakter peserta didik.
“Perpustakaan memiliki peran sangat penting. Perannya menumbuhkan budaya membaca, meningkatkan kemampuan literasi, serta memperluas wawasan siswa. Karena itu, Pemkot Bandar Lampung akan terus mendukung berbagai program. Program-program ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Sekolah Penuhi 6 Indikator Akreditasi Nasional
Lebih lanjut, keberhasilan meraih akreditasi perpustakaan menunjukkan sekolah memenuhi berbagai indikator. Indikator penilaian tersebut mencakup pengelolaan perpustakaan, koleksi bahan pustaka, sarana prasarana, layanan perpustakaan, tenaga pengelola, serta program pengembangan literasi berkelanjutan.
Para kepala sekolah menyambut penghargaan ini dengan rasa syukur. Mereka berharap penghargaan ini menjadi motivasi. Motivasinya agar seluruh warga sekolah terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan mengembangkan program literasi yang mendorong minat baca peserta didik.
Selain itu, capaian ini diharapkan menjadi inspirasi. Sekolah-sekolah lain di Kota Bandar Lampung bisa berinovasi dalam pengelolaan perpustakaan. Dengan demikian, budaya literasi yang kuat akan tercipta di lingkungan pendidikan.
Heri SDN 1 Sukarame Dua: Kerja Sama Seluruh Warga Sekolah
Salah satu penerima penghargaan, Heri Risdiyanto dari SDN 1 Sukarame Dua, angkat bicara. Menurutnya, keberhasilan meraih akreditasi perpustakaan tidak terlepas dari kerja sama seluruh warga sekolah. Pihak yang terlibat mulai dari guru, tenaga perpustakaan, peserta didik, hingga dukungan orang tua siswa.
“Alhamdulillah, kami merasa sangat bersyukur dan bahagia atas penghargaan ini. Sebab, ini merupakan hasil kerja keras seluruh keluarga besar SD Negeri 1 Sukarame Dua. Selama ini kami berkomitmen mengembangkan perpustakaan sebagai pusat literasi dan sumber belajar bagi siswa,” katanya.
“Ke depan, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami. Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan menumbuhkan budaya gemar membaca di lingkungan sekolah,” sambung Heri.
Terakhir, ia menambahkan capaian tersebut bukan akhir upaya sekolah. Sebaliknya, ini menjadi langkah awal untuk terus berinovasi. Inovasi tersebut mengembangkan berbagai program literasi yang mendukung peningkatan mutu pendidikan dan prestasi peserta didik. (Red)










