Siswa Kelas 7 SMPN 44 Bandarlampung Ditusuk Teman Usai Ujian, Diduga Dendam Karena Dibully

Motif Diduga Dendam Karena Sering Dibully

Senin, 25 Mei 2026 - 16:43

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi kejadian penusukan siswa kelas 7 SMPN 44 Bandar Lampung di sebuah gang sempit dekat sekolah, Senin (25/5/2026). Foto: Proyeksi.id

Lokasi kejadian penusukan siswa kelas 7 SMPN 44 Bandar Lampung di sebuah gang sempit dekat sekolah, Senin (25/5/2026). Foto: Proyeksi.id

PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG – Seorang siswa kelas 7 SMPN 44 Bandar Lampung menjadi korban penusukan. Peristiwa itu terjadi pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban berinisial V. Pelaku adalah teman sekelasnya berinisial A. Keduanya baru saja pulang ujian kenaikan kelas.

Lokasi kejadian berada di gang tidak jauh dari lingkungan SMPN 44.

Korban Alami Luka Tusuk, Pelaku Ditangkap
V mengalami beberapa luka tusukan. Warga segera melarikannya ke RSUD Abdul Moeloek. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif.

Baca Juga :  Meriah! Guru Lawan Murid Adu Vokal di Lomba Solo Song HUT ke-344 Bandar Lampung

Polisi dari Polsek Sukarame bergerak cepat. Mereka mengamankan A tak lama setelah kejadian.

Motif Diduga Dendam Karena Bullying 

Sandy, satpam SMPN 44, buka suara. Ia menyebut pelaku sering menjadi korban bully. “Menurut cerita kawan-kawannya, pelaku ini sering dibully. Bahkan sempat beberapa hari tidak masuk sekolah,” ujar Sandy.

Selain itu, warga melihat pelaku membawa pisau sebelum kejadian. “Anak-anak bilang pelaku sudah bawa pisau dari awal. Diselipkan di belakang badan,” kata seorang warga.

Baca Juga :  Siapkan Masterplan Rp5 Miliar, Begini Strategi 3 Tahap BBWS Mesuji Sekampung Atasi Banjir di Bandar Lampung

Temuan ini memicu sorotan. Pasalnya, pengawasan sekolah dinilai lemah. Sejumlah siswa mengaku sudah lama tidak ada razia tas. “Yang sering cuma razia rambut,” ungkap warga.

Sekolah Diminta Segera Evaluasi

Kasus ini menambah daftar kekerasan di dunia pendidikan. Untuk itu, masyarakat mendesak sekolah segera evaluasi. Evaluasi harus mencakup sistem keamanan dan penanganan perundungan.

Hingga berita ini tayang, Kepala Sekolah SMPN 44, Hj. Udina, S.Pd., M.M., belum memberi keterangan. (Hdr)

Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meriah! Guru Lawan Murid Adu Vokal di Lomba Solo Song HUT ke-344 Bandar Lampung
Inspektorat Bandar Lampung Koordinasi dengan Ombudsman, Susun Tindak Lanjut 3 Temuan SPMB
Lantik FOKAL IMM, Wali Kota Eva Dwiana Ajak Kolaborasi Bangun Bandar Lampung
Masuk 5 Besar Nasional, Sekda Lampung Marindo Kurniawan Diuji Tim Penilai ADLGA 2026
Ketua SMSI Lampung: Wartawan Bukan Pemeras, Langgar Kode Etik Silakan Dilaporkan ke Polisi
Proyeksi Pendapatan APBD 2027 Tembus Rp2,714 Triliun, Pemkot Bandar Lampung Fokus Infrastruktur
Diduga Bocorkan Data Pemohon, KAMPUD Desak Polda Lampung Usut Tuntas Kasus di BPN Bandar Lampung
Bawa Perpustakaan Mini di Atas Mobil, KKKS SD Bandar Lampung Gaungkan Literasi di HUT 344

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:21

Meriah! Guru Lawan Murid Adu Vokal di Lomba Solo Song HUT ke-344 Bandar Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:59

Inspektorat Bandar Lampung Koordinasi dengan Ombudsman, Susun Tindak Lanjut 3 Temuan SPMB

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:49

Lantik FOKAL IMM, Wali Kota Eva Dwiana Ajak Kolaborasi Bangun Bandar Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:05

Masuk 5 Besar Nasional, Sekda Lampung Marindo Kurniawan Diuji Tim Penilai ADLGA 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 16:23

Proyeksi Pendapatan APBD 2027 Tembus Rp2,714 Triliun, Pemkot Bandar Lampung Fokus Infrastruktur

Berita Terbaru