Indra Feriza Sentil Pemkot: Stop BTT Buat Sembako, Banjir Bandar Lampung Butuh Normalisasi, Bukan Santunan !

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:10

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Banggar DPRD Kota Bandar Lampung, Indra Feriza. foto: istimewa

Anggota Banggar DPRD Kota Bandar Lampung, Indra Feriza. foto: istimewa

PROYEKSI.ID, BANDAR LAMPUNG – Dalam rapat pembahasan anggaran Kamis (30/7) kemarin, anggota Badan Anggaran DPRD Kota Bandar Lampung, Indra Feriza, melontarkan kritik keras ke Pemerintah Kota.

Ia menyentil pola penanganan banjir yang dinilai hanya menghabiskan anggaran untuk bantuan sesaat.

Menurut Indra, penggunaan Belanja Tidak Terduga atau BTT untuk bansos korban banjir hanya menyelesaikan dampak, sementara akar masalahnya belum disentuh.

“Jangan Cuma Bagi Sembako”

Indra menilai pemerintah harus mulai mengubah paradigma. Anggaran untuk beras, sembako, hingga santunan korban akan lebih bermanfaat jika dialihkan ke proyek jangka panjang.

“Kalau misalnya ada korban meninggal lalu diberikan santunan Rp1 juta per orang, tentu itu bentuk kepedulian. Tapi yang ingin saya pertanyakan, bagaimana roadmap ke depan supaya banjir itu tidak terus terjadi?” ujar Indra dalam rapat.

Ia menegaskan banjir di Bandar Lampung, khususnya kawasan Kalibaru, bukan lagi persoalan musiman yang bisa dianggap bencana alam semata.

Baca Juga :  PAN Bandar Lampung Mantapkan Langkah Menuju Pemilu 2029

Ada faktor manusia yang memperparah, mulai dari penyempitan sungai, sedimentasi, buruknya drainase hingga lemahnya pengendalian tata ruang.

“Jangan sampai kita setiap tahun hanya mendirikan posko bencana, membagikan sembako, lalu selesai. Yang dibutuhkan masyarakat adalah solusi supaya banjirnya tidak datang lagi,” tegasnya.

Desak Roadmap 5-10 Tahun

Indra meminta Pemkot menyusun peta jalan penanganan banjir 5 hingga 10 tahun ke depan.

Ia mendorong percepatan pengerukan sungai, pembangunan drainase, embung, kolam retensi, hingga penataan kawasan di bantaran sungai.

“Pembangunan infrastruktur pengendali banjir jauh lebih efektif dibandingkan terus mengeluarkan dana bantuan setiap kali terjadi bencana,” katanya.

Tanggapan Pemkot

Menanggapi kritik itu, perwakilan Pemkot Bandar Lampung, Desti Mega Putri, menjelaskan dana BTT memang untuk kondisi darurat.

“Penanggulangan teknis terkait bantuan yang diberikan kepada masyarakat dilakukan menggunakan dana BTT. Untuk rencana jangka panjangnya sudah kami siapkan, termasuk kontingensi dan sebagainya,” jelas Desti.

Asisten I Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol, menambahkan penanganan banjir tidak hanya lewat bansos.

“Pemerintah juga menjalankan program pengerukan sungai, penanganan drainase, rehabilitasi serta rekonstruksi sarana prasarana. Jadi bukan hanya bantuan kepada korban,” kata Wilson.

Wilson menyebut Bandar Lampung dilintasi sekitar 33 aliran sungai sehingga penanganannya butuh koordinasi lintas sektor.

Baca Juga :  Taring Lampung Kuatkan Struktur, Tunjuk Pimpinan Ratumedia.id Jadi Ketua Harian

Kritik Banggar ini menjadi sinyal agar arah belanja daerah tidak hanya berorientasi pada dampak, tapi juga menyasar penyebab utama banjir. Jika tidak, anggaran BTT dikhawatirkan akan terus terkuras setiap musim hujan. (Red)

Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bunda Eva: “Kalau Bukan Kita Siapa Lagi” Saat Pimpin Upacara HUT RI Ke-81
Lampung Tuan Rumah Rakernas APTISI 2026, 3 Hari Bahas Transformasi PTS Nasional
Eva Dwiana Serahkan Bantuan ke 20 Masjid dan 5 Ponpes di Bandar Lampung
Eka Afriana: Pramuka Harus Lahirkan Generasi Tangguh Sambut Indonesia Emas 2045`
HUT RI ke-81! Maxim Hadirkan Mobil Gratis di Bandarlampung, Cek 18 Kota Lainnya
Debu PT Semen Baturaja Ganggu Warga Panjang, DLH Lampung Belum Beri Jawaban
3 Ketua DPC PAN Bandar Lampung Dapat Hadiah Motor Listrik dari Putri Zulhas
Heti Friskatati Ajak Warga Bandar Lampung Perkuat Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:14

Bunda Eva: “Kalau Bukan Kita Siapa Lagi” Saat Pimpin Upacara HUT RI Ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:13

Eva Dwiana Serahkan Bantuan ke 20 Masjid dan 5 Ponpes di Bandar Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:50

Eka Afriana: Pramuka Harus Lahirkan Generasi Tangguh Sambut Indonesia Emas 2045`

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:29

HUT RI ke-81! Maxim Hadirkan Mobil Gratis di Bandarlampung, Cek 18 Kota Lainnya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:33

Debu PT Semen Baturaja Ganggu Warga Panjang, DLH Lampung Belum Beri Jawaban

Berita Terbaru