Perang Lawan TB di Bandar Lampung! Dinkes Jemput Bola, Target Eliminasi 2030

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:20

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Muhtadi Arsyad Tumenggung. FOTO: PROYEKSI.ID

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Muhtadi Arsyad Tumenggung. FOTO: PROYEKSI.ID

PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung tancap gas dalam perang melawan tuberkulosis atau TB.

Bukan lagi menunggu pasien datang ke puskesmas. Kini Dinas Kesehatan menerapkan strategi “jemput bola” lewat pelacakan kasus aktif, investigasi kontak, hingga pemantauan pengobatan.

Langkah ini bagian dari dukungan Pemkot untuk mengejar target nasional: eliminasi TB pada 2030.

Penemuan Kasus Aktif Jadi Kunci

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, mengatakan penemuan kasus secara aktif adalah kunci memutus mata rantai penyebaran TB.

“Upaya kami dalam menemukan kasus dilakukan dengan menitikberatkan pada penemuan kasus secara aktif, investigasi kontak, dan peningkatan kepatuhan pengobatan guna mencapai target eliminasi TB 2030,” ujarnya, Senin 3 Agustus 2026.

Muhtadi menyebut cakupan penemuan kasus TB di Bandar Lampung terus naik dalam beberapa tahun terakhir. Itu berkat penguatan Sistem Informasi Tuberkulosis atau SITB. Serta semakin aktifnya faskes swasta dan kader kesehatan dalam melapor.

Baca Juga :  Eva Dwiana Serahkan Bantuan ke 20 Masjid dan 5 Ponpes di Bandar Lampung

3 Tantangan Besar

Meski begitu, perjalanan menuju eliminasi TB masih berat. Ada 3 tantangan utama.

Pertama, masih ada pasien yang putus berobat sebelum selesai.
Kedua, munculnya kasus TB Resistan Obat atau TB-RO.
Ketiga, stigma masyarakat terhadap penderita TB.

“Masih ada tantangan yang harus dihadapi, seperti pasien putus berobat, kasus TB resistan obat, dan stigma terhadap penderita TB,” kata Muhtadi.

Belum lagi faktor mobilitas penduduk tinggi dan kepadatan permukiman. Dua hal ini berpotensi memperbesar risiko penularan melalui kontak erat.

Strategi Jemput Bola Digencarkan

Untuk mempercepat target, Pemkot memprioritaskan penguatan investigasi kontak. Khususnya di lingkungan berisiko tinggi.

Baca Juga :  GRATIS! 50 Siswa SMK Lampung Diajar PLN Ubah Motor Bensin Jadi Motor Listrik

Program ini juga diintegrasikan dengan Cek Kesehatan Gratis dan pemberian Terapi Pencegahan TB atau TPT bagi kelompok yang memenuhi kriteria.

Dinkes juga gencar edukasi. Sosialisasi dilakukan petugas promosi kesehatan bersama kader puskesmas lewat penyuluhan, posyandu, kampanye media sosial, hingga sebar leaflet, poster, dan banner.

Skrining aktif TB juga dilakukan berkala di lokasi rawan. Seperti permukiman padat, pondok pesantren, lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan, dan pelacakan lapangan terpadu.

Target Tekan 90% di 2030

Pemerintah Kota Bandar Lampung menargetkan pada 2030 angka insidensi dan kematian akibat TB ditekan hingga 90 persen.

“Target ini butuh keterlibatan semua pihak. Mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat,” tutup Muhtadi. (Hend)

Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pejabat Polda Lampung Joget Balon Bareng Wartawan, Graha Jurnalis Gemuruh di HUT RI ke-81
Bunda Eva: “Kalau Bukan Kita Siapa Lagi” Saat Pimpin Upacara HUT RI Ke-81
Lampung Tuan Rumah Rakernas APTISI 2026, 3 Hari Bahas Transformasi PTS Nasional
Eva Dwiana Serahkan Bantuan ke 20 Masjid dan 5 Ponpes di Bandar Lampung
Eka Afriana: Pramuka Harus Lahirkan Generasi Tangguh Sambut Indonesia Emas 2045`
HUT RI ke-81! Maxim Hadirkan Mobil Gratis di Bandarlampung, Cek 18 Kota Lainnya
Debu PT Semen Baturaja Ganggu Warga Panjang, DLH Lampung Belum Beri Jawaban
3 Ketua DPC PAN Bandar Lampung Dapat Hadiah Motor Listrik dari Putri Zulhas

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:16

Pejabat Polda Lampung Joget Balon Bareng Wartawan, Graha Jurnalis Gemuruh di HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:14

Bunda Eva: “Kalau Bukan Kita Siapa Lagi” Saat Pimpin Upacara HUT RI Ke-81

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:46

Lampung Tuan Rumah Rakernas APTISI 2026, 3 Hari Bahas Transformasi PTS Nasional

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:13

Eva Dwiana Serahkan Bantuan ke 20 Masjid dan 5 Ponpes di Bandar Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:50

Eka Afriana: Pramuka Harus Lahirkan Generasi Tangguh Sambut Indonesia Emas 2045`

Berita Terbaru