PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — Isak tangis haru bercampur sorak gembira pecah di halaman SMPN 1 Bandarlampung. Sebanyak 348 siswa kelas IX resmi melepas seragam putih-biru dalam prosesi Purna Study Tahun Ajaran 2025/2026.
Selain itu, suasana emosional terasa kuat saat siswa, guru, dan wali murid mengenang perjalanan tiga tahun bersama.
Kepala Sekolah Titipkan Pesan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertama, Kepala SMPN 1 Bandarlampung Yulia Budiarti S.Pd menitipkan pesan mendalam kepada para lulusan.
“Kalian bukan lagi siswa SMPN 1, tetapi duta sekolah. Bawa nama baik sekolah ke mana pun kalian melangkah,” ujar Yulia.
Selanjutnya, ia berpesan agar siswa terus belajar dan jangan berhenti bermimpi. Karena itu, Yulia melepas para lulusan dengan bangga dan doa terbaik.
“Selamat melanjutkan langkah kalian. Kalian akan selalu tinggal dalam ingatan kami,” tambahnya.
Kadisdik Ingatkan Tantangan Indonesia Emas 2045
Kemudian, acara ini dihadiri Pengawas Pembina Pendidikan Lusia Verawati M.Pd. Lusia mewakili Kadisdik Kota Bandarlampung.
Selain itu, Lusia mengapresiasi orang tua dan wali murid kelas IX. Menurutnya, sinergi ini membuat acara purna study berjalan baik.
“Anak-anakku, tantangan ke depan semakin besar. Ada perkembangan AI, persaingan global, dan Indonesia Emas 2045,” pesan Lusia.
Oleh karena itu, ia meminta siswa menguasai literasi, numerasi, dan menguatkan karakter. Sebab, IPTEK tanpa akhlak mulia itu berbahaya.
Apresiasi Siswa Berprestasi
Berikutnya, SMPN 1 Bandarlampung memberi penghargaan kepada siswa berprestasi. Sekolah memberi penghargaan untuk bidang akademik dan non-akademik.
Untuk akademik, 3 siswa dengan nilai rapor tertinggi adalah:
Juara 1: Clancy Clarence (Kelas 9.1) – Nilai 93,09
Juara 2: Gista Rahma A. (Kelas 9.2) – Nilai 92,94
Juara 3: Gladis Syifa L. (Kelas 9.6) – Nilai 92,80
Sementara untuk non-akademik, 3 siswa dengan prestasi terbanyak adalah:
1. Cleamonza P.G.P (Kelas 9.4)
2. Alicia Chantiqa (Kelas 9.3)
3. Clancy Clarence (Kelas 9.1)
Akibatnya, nama Clancy Clarence jadi sorotan. Pasalnya, ia meraih Juara 1 Akademik dan masuk 3 besar non-akademik.
Prosesi Salam Perpisahan Penuh Haru
Terakhir, di penghujung acara suasana haru semakin terasa. Seluruh siswa kelas IX menyalami dewan guru satu per satu.
Selain itu, salam perpisahan diiringi alunan musik. Sejumlah siswa tampak meneteskan air mata. Mereka sedih harus berpisah dengan guru dan sahabat.
Akhirnya, acara ditutup dengan sesi foto bersama. Siswa, guru, serta wali murid melakukan foto bersama sebagai penutup manis. (Hend)










