Siswa Kelas 7 SMPN 44 Bandarlampung Ditusuk Teman Usai Ujian, Diduga Dendam Karena Dibully

Motif Diduga Dendam Karena Sering Dibully

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi kejadian penusukan siswa kelas 7 SMPN 44 Bandar Lampung di sebuah gang sempit dekat sekolah, Senin (25/5/2026). Foto: Proyeksi.id

Lokasi kejadian penusukan siswa kelas 7 SMPN 44 Bandar Lampung di sebuah gang sempit dekat sekolah, Senin (25/5/2026). Foto: Proyeksi.id

PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG – Seorang siswa kelas 7 SMPN 44 Bandar Lampung menjadi korban penusukan. Peristiwa itu terjadi pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban berinisial V. Pelaku adalah teman sekelasnya berinisial A. Keduanya baru saja pulang ujian kenaikan kelas.

Lokasi kejadian berada di gang tidak jauh dari lingkungan SMPN 44.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban Alami Luka Tusuk, Pelaku Ditangkap
V mengalami beberapa luka tusukan. Warga segera melarikannya ke RSUD Abdul Moeloek. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif.

Baca Juga :  Awasi Program MBG, Sekber Media Lampung Luncurkan “Lapor Sekber & Hotline 24 Jam"

Polisi dari Polsek Sukarame bergerak cepat. Mereka mengamankan A tak lama setelah kejadian.

Motif Diduga Dendam Karena Bullying 

Sandy, satpam SMPN 44, buka suara. Ia menyebut pelaku sering menjadi korban bully. “Menurut cerita kawan-kawannya, pelaku ini sering dibully. Bahkan sempat beberapa hari tidak masuk sekolah,” ujar Sandy.

Selain itu, warga melihat pelaku membawa pisau sebelum kejadian. “Anak-anak bilang pelaku sudah bawa pisau dari awal. Diselipkan di belakang badan,” kata seorang warga.

Baca Juga :  Residivis Pemerasan Bermodus Ancaman dan Pistol Mainan Ditangkap Tekab 308 Polres Lampung Tengah

Temuan ini memicu sorotan. Pasalnya, pengawasan sekolah dinilai lemah. Sejumlah siswa mengaku sudah lama tidak ada razia tas. “Yang sering cuma razia rambut,” ungkap warga.

Sekolah Diminta Segera Evaluasi

Kasus ini menambah daftar kekerasan di dunia pendidikan. Untuk itu, masyarakat mendesak sekolah segera evaluasi. Evaluasi harus mencakup sistem keamanan dan penanganan perundungan.

Hingga berita ini tayang, Kepala Sekolah SMPN 44, Hj. Udina, S.Pd., M.M., belum memberi keterangan. (Hdr)

Berita Terkait

Lurah Kupang Kota Bantah Perintahkan RT Pungut Uang Bantuan Beras Pemkot Bandarlampung
PLN UID Lampung Jaga Keandalan Listrik saat Idul Adha 1447 H, Dapat Apresiasi Gubernur
Disdikbud Dampingi Korban SMPN 44 Bandar Lampung
Listrik Lampung Normal: Update PLN UID Lampung 25 Mei 2026
Pemkot Bandar Lampung Fokuskan 529 Unit Bedah Rumah di Kawasan Pesisir Tahun 2026
Rotasi Jabatan di Polresta Bandar Lampung: Kabag Ops & 7 Kapolsek Berganti
Gagal Buka Franchise Kopi, Pengusaha AR Dilaporkan ke Polda Lampung, Rugikan Mitra Rp685 Juta
SEKBER Soroti Kejanggalan 28 SPPG MBG Disuspend & 54 Dapur Bodong di Bandarlampung

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:34 WIB

Lurah Kupang Kota Bantah Perintahkan RT Pungut Uang Bantuan Beras Pemkot Bandarlampung

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:43 WIB

PLN UID Lampung Jaga Keandalan Listrik saat Idul Adha 1447 H, Dapat Apresiasi Gubernur

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:17 WIB

Disdikbud Dampingi Korban SMPN 44 Bandar Lampung

Senin, 25 Mei 2026 - 16:43 WIB

Siswa Kelas 7 SMPN 44 Bandarlampung Ditusuk Teman Usai Ujian, Diduga Dendam Karena Dibully

Senin, 25 Mei 2026 - 09:04 WIB

Listrik Lampung Normal: Update PLN UID Lampung 25 Mei 2026

Berita Terbaru

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung di Jl. Wolter Monginsidi.

Bandar Lampung

Disdikbud Dampingi Korban SMPN 44 Bandar Lampung

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:17 WIB