PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — SMAN 14 Bandar Lampung menorehkan prestasi. Seluruh 284 siswa kelas XII sekolah itu lolos 100 persen ke Perguruan Tinggi Negeri pada 2026.
Capaian ini jadi bukti peningkatan mutu pendidikan di Lampung. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan kabar tersebut di kantornya, Selasa 26/5/2026.
Thomas menyebut hasil ini bukan hanya kebanggaan sekolah dan orang tua. Hasil ini juga menunjukkan pembelajaran dan pembinaan karakter di sekolah berjalan efektif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini prestasi membanggakan untuk Lampung. Semua siswa kita lulus dan diterima PTN. Ini berkat kerja keras guru, dukungan orang tua, dan kolaborasi semua pihak,” ujar Thomas.
Pemprov Perkuat Mutu Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
Pemerintah Provinsi Lampung terus menggenjot sektor pendidikan. Tujuannya jelas, mencetak SDM unggul dan berdaya saing untuk Indonesia Emas 2045.
Karena itu, Pemprov menjalankan berbagai program. Program itu meliputi peningkatan mutu pendidikan, pemerataan akses belajar, hingga penguatan karakter pelajar di seluruh Lampung.
“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Pemprov berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan siap jawab tantangan zaman,” tegas Thomas.
Selain akademik, transformasi pendidikan juga fokus pada karakter. Pemprov ingin melahirkan generasi muda yang adaptif, inovatif, disiplin, dan punya integritas kuat.
“Pendidikan harus mencetak generasi cerdas, berkarakter, kreatif, dan siap bersaing global. Kami dorong sekolah berinovasi dan memperkuat pendidikan karakter,” kata Thomas.
SPMB Transparan hingga Digitalisasi Sekolah Digenjot
Disdikbud Lampung menjalankan langkah strategis. Langkah itu mulai dari penguatan Sistem Penerimaan Murid Baru yang transparan dan berkeadilan.
Disdikbud juga meningkatkan kualitas kepala sekolah dan guru. Selain itu, Disdikbud mengembangkan sekolah ramah lingkungan dan mendorong digitalisasi pendidikan.
Pemprov Lampung juga menekan angka putus sekolah. Caranya dengan menguatkan pendidikan nonformal, PKBM, dan SMA Terbuka. Dengan begitu, semua anak di Lampung tetap dapat hak pendidikan.
Thomas menambahkan, kepala sekolah jadi kunci perubahan. Oleh karena itu, Pemprov mendorong lahirnya pemimpin sekolah yang profesional, adaptif, dan fokus pada prestasi siswa.
“Sekolah harus jadi ruang aman dan nyaman. Sekolah harus mendorong inovasi dan prestasi peserta didik. Kami ingin pendidikan Lampung terus maju dan bermanfaat bagi generasi muda,” pungkasnya.
Pemprov Lampung berharap sinergi masyarakat, guru, orang tua, dan pemerintah makin kuat. Sinergi itu akan mewujudkan SDM Lampung yang unggul, kompetitif, dan berkarakter. (Ndr)










