PSGA UIN RIL Gelar Penguatan Kesehatan Mental bagi Pengurus UKM

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: Dok Humas UIN RIL

foto: Dok Humas UIN RIL

PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — Upaya penguatan kesehatan mental mahasiswa terus dilakukan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL). Melalui Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), digelar kegiatan penguatan kesehatan mental bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Dalam laporannya, Kepala PSGA UIN RIL, Dr. Yunidar Cut Mutia Yanti, S.Sos., M.Sos.I., menyampaikan, kegiatan ini diikuti sekitar 100 perwakilan pengurus UKM dan direncanakan menjadi program rutin PSGA.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi mahasiswa agar menjadi pribadi yang lebih tawakal dan istiqomah. Selain sehat secara fisik, mahasiswa juga diharapkan memiliki kesehatan mental yang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mahasiswa tidak hanya sehat raga, tetapi juga sehat mental,” ujarnya.

Pada sesi materi, dimoderatori oleh Ketua Prodi Psikologi Islam Annisa Fitriani, S.Psi., M.A. Narasumber pertama, Dr. Sovi Septania, M.Psi, Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Lampung yang juga sebagai Ketua Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi HIMPSI Lampung, menyampaikan pentingnya membangun diri untuk meraih kesuksesan di kampus maupun organisasi.

Baca Juga :  Unila Gelar Seleksi Pascasarjana 2026/2027, Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kompak Mendaftar

Menurutnya, realitas mahasiswa yang aktif berorganisasi adalah harus siap lelah dan sibuk, sehingga perkuliahan kerap keteteran apabila tidak dikelola dengan baik.

Ia memaparkan tiga hal penting bagi mahasiswa aktif, yakni sehat mental, kuat karakter, dan tuntas akademik. Menurutnya, keseimbangan perlu dibangun antara apa yang dikeluarkan dan apa yang didapatkan, termasuk dalam mengalokasikan energi sesuai kebutuhan.

Dr. Sovi menjelaskan sejumlah persoalan utama yang sering dihadapi mahasiswa aktif berorganisasi, di antaranya overthinking, burnout, prokrastinasi, dan social comparison.

“Mahasiswa aktif harus mampu balancing antara apa yang dikeluarkan dan didapatkan, terutama dalam alokasi energi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kesehatan mental menjadi faktor penting yang tidak terlihat, namun sangat menentukan hasil akhir. Mahasiswa, kata dia, perlu memiliki kesadaran bahwa peran sebagai mahasiswa dan aktivis organisasi memang menuntut kesiapan secara fisik dan mental.

Dr. Sovi juga menyampaikan bahwa organisasi kampus atau UKM menjadi ruang untuk tetap “keep on reality” sekaligus membentuk karakter. Namun, ia mengingatkan agar mahasiswa tidak terbawa arus.

Baca Juga :  Pesan Bunda Eva untuk Kepala Sekolah: Jadilah Pemimpin yang Mencetak Generasi Unggul

Untuk menjaga kesehatan mental, Dr. Sovi menyarankan pengelolaan waktu yang efektif, seperti menggunakan teknik Pomodoro dan matriks Eisenhower, serta menentukan skala prioritas.

“Keseimbangan antara akademik dan organisasi bukan tentang membagi waktu sama rata, tetapi mengelola prioritas dan alokasi energi secara bijak,” jelasnya.

Narasumber selanjutnya, dosen Psikologi UIN RIL Khoiriyah Ulfah, M.A. , yang juga aktif di organisasi profesi HIMPSI Lampung, Konselor Pusat Studi Gender, serta Konselor ULT UIN RIL, menyampaikan materi tentang cara menjaga kesehatan mental.

Ia menjelaskan beberapa langkah yang dapat dilakukan, di antaranya kegiatan fisik dengan berolahraga secara teratur untuk mengurangi stres, menjaga pola makan sehat karena nutrisi yang baik membantu keseimbangan mental, serta tidur yang cukup untuk memulihkan energi dan menjaga fungsi otak.

Selain itu, mahasiswa juga didorong aktif dalam kegiatan sosial sebagai upaya mendukung kesejahteraan emosional.

Ia juga menekankan pentingnya spiritual self care melalui penguatan iman dan takwa, akhlak mulia, ilmu, hikmah, rasa syukur, berdoa, mendekatkan diri kepada Allah, serta mengikuti kajian keagamaan.

Berita Terkait

Unila Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Perkuat Sinergi Akademik dan Polri
Wagub Lampung Jihan Nurlela Dampingi Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Lampung Selatan
Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D Beri Arahan dan Motivasi Kepada Calon Duta Kampus
Prodi S3 Ekonomi Syariah UIN Raden Intan Lampung Raih Akreditasi Baik dari LAMEMBA
Tak Tersentuh Sorot Kamera, Sosok Ini Jadi ‘Malaikat Penjaga’ Kenyamanan Ribuan Peserta UTBK Unila.
UTBK 2026 Diwarnai Kecurangan, Puan Dorong Penguatan Sistem Pengawasan
Memukau di Panggung Nasional, Agita Nazara Raih Top 3 Best Traditional Costume Puteri Indonesia 2026
Kabar Baik, Guru Tertentu Belum Bersertifikat Pendidik Dibuka sampai 30 April 2026

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 08:52 WIB

PSGA UIN RIL Gelar Penguatan Kesehatan Mental bagi Pengurus UKM

Selasa, 28 April 2026 - 14:51 WIB

Unila Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Perkuat Sinergi Akademik dan Polri

Senin, 27 April 2026 - 11:21 WIB

Wagub Lampung Jihan Nurlela Dampingi Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Lampung Selatan

Minggu, 26 April 2026 - 15:05 WIB

Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D Beri Arahan dan Motivasi Kepada Calon Duta Kampus

Sabtu, 25 April 2026 - 09:49 WIB

Prodi S3 Ekonomi Syariah UIN Raden Intan Lampung Raih Akreditasi Baik dari LAMEMBA

Berita Terbaru

foto: Dok Humas UIN RIL

Pendidikan

PSGA UIN RIL Gelar Penguatan Kesehatan Mental bagi Pengurus UKM

Rabu, 29 Apr 2026 - 08:52 WIB