DPRD Bandar Lampung Soroti Daya Tampung SMP dan Keterlambatan BOSDA Jelang SPMB

Senin, 18 Mei 2026 - 17:35

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi IV saat Hearing dengan Dinas Pendidikan di Gedung DPRD Bandar Lampung, Senin (18/5/2026).

Komisi IV saat Hearing dengan Dinas Pendidikan di Gedung DPRD Bandar Lampung, Senin (18/5/2026).

PROYEKSI.ID, BANDAR LAMPUNG – Komisi IV DPRD Bandar Lampung mendesak Dinas Pendidikan mempercepat pencairan Bantuan Operasional Sekolah Daerah dan mengatasi ketimpangan daya tampung SMP negeri menjelang Sistem Penerimaan Murid Baru 2026.

Desakan itu mengemuka dalam hearing Komisi IV dengan Dinas Pendidikan di Gedung DPRD Bandar Lampung, Senin (18/5/2026). SPMB tingkat SMP dijadwalkan mulai pertengahan Juni.

Ketua Komisi IV Asroni Paslah menyebut banyak warga mengeluh karena daya tampung SMP negeri tidak merata. Sekolah favorit di wilayah padat penduduk seperti SMPN 14 Kedawung dan SMPN 29 Tanjung Senang penuh, sementara sekolah lain kekurangan siswa.

“Warga di Kedawung daftar ke SMPN 14 tidak diterima. Akhirnya diarahkan ke sekolah yang jaraknya jauh,” kata Asroni.

Kondisi serupa terjadi di wilayah Tanjung Senang dan Way Halim. Asroni menilai ketimpangan ini membuat akses pendidikan tidak merata dan perlu pemerataan fasilitas di seluruh sekolah negeri.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Tanggung Biaya Pindah 102 Siswa SMA Siger ke Sekolah Swasta

Komisi IV juga menyoroti BOSDA yang sudah dianggarkan tetapi belum disalurkan ke sekolah. Saat ini sekolah hanya mengandalkan dana BOS pusat untuk operasional.

“Bosda sudah kami anggarkan, tapi sampai sekarang belum terdistribusi. Dinas harus segera mempercepat prosesnya agar kegiatan belajar tidak terganggu,” ujarnya.

Dinas Pendidikan mencatat tahun ini ada 14.568 lulusan SD yang akan masuk SMP, dan 14.907 lulusan SMP yang akan lanjut ke SMA.

Baca Juga :  Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur, DPR Desak Investigasi Menyeluruh

Plt Kepala Dinas Pendidikan Bandar Lampung Nur Ramdhan memastikan proses SPMB akan diawasi publik agar berjalan transparan. Ia menambahkan kuota penerimaan kini ditetapkan langsung Kemendikdasmen sehingga sekolah tidak bisa menambah kuota di luar ketentuan. (Wb/Hend)

Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meriah! Guru Lawan Murid Adu Vokal di Lomba Solo Song HUT ke-344 Bandar Lampung
Inspektorat Bandar Lampung Koordinasi dengan Ombudsman, Susun Tindak Lanjut 3 Temuan SPMB
Bawa Perpustakaan Mini di Atas Mobil, KKKS SD Bandar Lampung Gaungkan Literasi di HUT 344
Pelajar SMPN 3 Metro Raih Emas Indonesia Open Parkour 2026
MPLS SMAN 1 Tanjungsari 2026 Resmi Ditutup, 13 Ekstrakurikuler Tampil Spektakuler
Wali Kota Eva Dwiana Apresiasi 2 Siswi SD Bandar Lampung Juara Robot Design Olympiad 2026
PAN Bandar Lampung Gaspol Konsolidasi, Musran Digelar di 20 Kecamatan
Narasumber Ruangpena.com di MPLS SMAN 1 Tanjungsari: “Jejak Digital Tak Bisa Dihapus”

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:21

Meriah! Guru Lawan Murid Adu Vokal di Lomba Solo Song HUT ke-344 Bandar Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:59

Inspektorat Bandar Lampung Koordinasi dengan Ombudsman, Susun Tindak Lanjut 3 Temuan SPMB

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:27

Bawa Perpustakaan Mini di Atas Mobil, KKKS SD Bandar Lampung Gaungkan Literasi di HUT 344

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:46

Pelajar SMPN 3 Metro Raih Emas Indonesia Open Parkour 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:05

MPLS SMAN 1 Tanjungsari 2026 Resmi Ditutup, 13 Ekstrakurikuler Tampil Spektakuler

Berita Terbaru