Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Soroti Bullying SMPN 44, Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah saat menyampaikan pernyataan terkait kasus bullying SMPN 44, Rabu (3/6/2026).

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah saat menyampaikan pernyataan terkait kasus bullying SMPN 44, Rabu (3/6/2026).

PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Asroni Paslah menyoroti kasus bullying SMPN 44. Ia tekankan peran keluarga penting cegah perundungan. Pernyataan itu muncul setelah insiden siswa kelas 7 ditusuk usai ujian viral di media sosial.

Insiden penusukan itu terjadi di SMPN 44 Bandar Lampung. Korban merupakan siswa kelas 7. Kejadian berlangsung usai ujian sekolah. Kondisi korban sempat kritis dan dapat perawatan intensif. Baca kronologi lengkapnya di artikel:  Siswa Kelas 7 SMPN 44 Ditusuk Usai Ujian (https://proyeksi.id/siswa-kelas-7-smpn-44-ditusuk-usai-ujian/)

Asroni menyampaikan pernyataan Rabu (3/6/2026). Ia prihatin atas maraknya kekerasan antar pelajar. Menurutnya, komunikasi intens jadi kunci utama. Komunikasi itu bangun karakter anak. Komunikasi itu juga deteksi persoalan sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Orang tua harus luangkan waktu untuk anak. Mereka wajib memahami kondisi anak. Keluarga perlu tahu pergaulan anak. Orang tua juga harus dengar persoalan anak,” ujar Asroni Paslah.

Teknologi Tingkatkan Risiko Bullying

Politisi Partai Gerindra itu nilai teknologi bikin anak rentan. Anak gampang terpapar pengaruh negatif. Pengaruh itu datang dari media sosial. Kasus bullying SMPN 44 berawal dari komunikasi kurang. Akibatnya, masalah anak luput dari perhatian.

Baca Juga :  Sekber SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Matangkan Sarasehan “Lampung Mau Dibawa Kemana”

Disdikbud Kota Bandar Lampung juga langsung menurunkan Tim saat mendapat laporan kejadian tsb, Baca juga: Disdikbud Dampingi Korban SMPN 44 (https://proyeksi.id/disdikbud-dampingi-korban-smpn-44/)

Sekolah Wajib Ciptakan Lingkungan Aman

Selain keluarga, Asroni soroti peran sekolah. Sekolah wajib ciptakan lingkungan aman bagi siswa. Sekolah juga harus nyaman untuk belajar. Guru punya peran penting di sini.

“Guru harus ciptakan suasana belajar kondusif. Mereka wajib jaga sekolah bebas kekerasan. Sekolah harus jadi tempat aman untuk anak,” kata Asroni.

Asroni tegas soal dampak bullying yang dapat merusak psikologis anak, Bullying juga turunkan prestasi belajar. Bahkan bullying bisa hancurkan masa depan anak.

“Perundungan tinggalkan trauma panjang. Semua pihak harus cegah. Orang tua punya tanggung jawab. Sekolah punya tanggung jawab. Pemerintah dan lingkungan juga wajib peduli,” tegas Asroni.

DPRD Dukung Pembinaan Edukatif

Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung dukung pembinaan siswa pelaku. Pembinaan itu untuk siswa pelaku perundungan di SMPN 44. Asroni nilai pendekatan edukatif lebih efektif. Pendekatan itu lebih baik daripada hukuman semata.

Baca Juga :  BPK Bongkar “Permainan” Cendera Mata di Setda Bandar Lampung: Uang Rakyat Diputar, Prosedur Dilanggar

Ia berharap kasus bullying SMPN 44 jadi pelajaran. Semua pihak harus peduli perlindungan anak.

“Rumah jadi tempat komunikasi baik. Sekolah jadi pengawasan maksimal. Lingkungan sekitar berikan kepedulian. Tiga hal ini ciptakan generasi berkualitas,” pungkas Asroni. (Red)

Berita Terkait

4 Kepala Sekolah SDN Bandar Lampung Terima Penghargaan Akreditasi Perpustakaan dari Wali Kota Eva Dwiana
Polda Lampung Imbau Masyarakat Siapkan Perjalanan & Amankan Rumah Libur Iduladha Waisak 2026
Dari Panggung Rock ke Dapur: Hary Kohar Buka Warung Pindang Tomyam Salmon di Bandar Lampung
Perkuat Kesiapsiagaan Jemaat, GPIB Marturia Lampung Gelar Pelatihan Tanggap Bencana
Lurah Kupang Kota Bantah Perintahkan RT Pungut Uang Bantuan Beras Pemkot Bandarlampung
PLN UID Lampung Jaga Keandalan Listrik saat Idul Adha 1447 H, Dapat Apresiasi Gubernur
Disdikbud Dampingi Korban SMPN 44 Bandar Lampung
Siswa Kelas 7 SMPN 44 Bandarlampung Ditusuk Teman Usai Ujian, Diduga Dendam Karena Dibully

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:22 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Soroti Bullying SMPN 44, Tekankan Peran Orang Tua

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:35 WIB

4 Kepala Sekolah SDN Bandar Lampung Terima Penghargaan Akreditasi Perpustakaan dari Wali Kota Eva Dwiana

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:45 WIB

Polda Lampung Imbau Masyarakat Siapkan Perjalanan & Amankan Rumah Libur Iduladha Waisak 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:52 WIB

Dari Panggung Rock ke Dapur: Hary Kohar Buka Warung Pindang Tomyam Salmon di Bandar Lampung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:13 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan Jemaat, GPIB Marturia Lampung Gelar Pelatihan Tanggap Bencana

Berita Terbaru

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin Rakor Percepatan Penanggulangan TBC bersama Pemkab Lampung Tengah secara daring, Jumat 5 Juni 2026. Wagub soroti rendahnya temuan kasus TBC yang baru 20% dari target 30.345 kasus.

Pemprov Lampung

Wagub Jihan: Temuan Kasus TBC Lampung 2026 Baru 20% dari Target 30.345

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:17 WIB