7 Hari Dicari, Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Selat Sunda Dinyatakan Hilang

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:52

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan bersama keluarga korban melakukan penyisiran menggunakan RIB 02 Lampung di perairan Selat Sunda, Rabu (15/7). Operasi pencarian Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19) korban yang terjatuh dari KMP Batumandi resmi ditutup setelah 7 hari dengan hasil nihil. FOTO: PROYEKSI.ID

Tim SAR Gabungan bersama keluarga korban melakukan penyisiran menggunakan RIB 02 Lampung di perairan Selat Sunda, Rabu (15/7). Operasi pencarian Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19) korban yang terjatuh dari KMP Batumandi resmi ditutup setelah 7 hari dengan hasil nihil. FOTO: PROYEKSI.ID

PROYEKSI.ID, LAMPUNG — Harapan menemukan Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19) akhirnya pupus.

Setelah 7 hari disisir, Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian korban yang terjatuh dari KMP Batumandi di perairan Pulau Panjurit, Lampung Selatan, Rabu (15/7) sore.

Keputusan berat itu diambil setelah penyisiran terakhir menggunakan RIB 02 di sekitar Pulau Sebuku dan Pulau Sebesi nihil hasil. Padahal area itu sudah dikunci lewat analisis SAR Map Prediction.

“Evaluasi sudah. Keluarga juga sudah sepakat. Dengan berat hati operasi kami tutup dan korban dinyatakan hilang,” kata Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara.

Zora diketahui merupakan warga Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia dilaporkan jatuh ke laut beberapa hari lalu saat KMP Batumandi melintas di Selat Sunda.

Baca Juga :  Lampung Siap Jadi Tuan Rumah HUT REI ke-54, Dorong Ekonomi Daerah dan Promosi Pariwisata

Selama sepekan, tim gabungan dari Pos SAR Bakauheni, Ditpolairud Polda Lampung, Satpolairud Polres Lamsel, TNI AL Kalianda, hingga ASDP Bakauheni bahu membahu. Tantangannya bukan main. Arus bawah laut deras dan sinyal yang sering putus bikin pencarian makin sulit.

Paman korban, Saladin, ikut hadir dalam rapat penutupan operasi. Dengan mata sembab ia menerima keputusan tersebut.

Baca Juga :  Masuk 5 Besar Nasional, Sekda Lampung Marindo Kurniawan Diuji Tim Penilai ADLGA 2026

Basarnas menegaskan pintu pencarian belum tertutup rapat. Jika suatu saat ada laporan dari nelayan, operasi bisa dibuka lagi.

“Kami imbau nelayan di sekitar Pulau Sebuku dan Sebesi. Kalau ada yang mencurigakan, langsung lapor ke 115 atau 0812 8004 8006,” imbau Rezie.

Dengan ini, seluruh personel SAR dikembalikan ke kesatuannya. Laut Selat Sunda kembali tenang. Tapi duka keluarga Zora di Tasikmalaya mungkin baru dimulai. (Red)

Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Tenggelam di Perairan Pulau Rimau Lampung Selatan Ditemukan Meninggal
Peringati Harkopnas ke-79, Sekda Lamsel: Koperasi Harus Jadi Motor Ekonomi Digital
SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa Lampung, Cegah Korupsi Dana Desa
Festival Krakatau 2026 Dorong Kolaborasi Pentahelix, Masuk 110 Event Terbaik Nasional
Sinergi BI Lampung dan Media Diperkuat Lewat Capacity Building di Lampung Selatan
Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa yang Belum Diterima PPDB Masuk SMP Negeri
Ketua SMSI Lampung Minta Pengurus Tulang Bawang Perkuat Sinergi dengan Pemda
Sambut Milad ke-68, Sastrawan Lampung Isbedy Setiawan Luncurkan “Puisi 68” di Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:19

Nelayan Tenggelam di Perairan Pulau Rimau Lampung Selatan Ditemukan Meninggal

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Peringati Harkopnas ke-79, Sekda Lamsel: Koperasi Harus Jadi Motor Ekonomi Digital

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35

SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa Lampung, Cegah Korupsi Dana Desa

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:52

7 Hari Dicari, Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Selat Sunda Dinyatakan Hilang

Senin, 13 Juli 2026 - 21:02

Festival Krakatau 2026 Dorong Kolaborasi Pentahelix, Masuk 110 Event Terbaik Nasional

Berita Terbaru