PROYEKSI.ID, LAMPUNG — Media dan Kejaksaan resmi satu barisan.
Serikat Media Siber Indonesia SMSI Lampung mengukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Yunna Hotel, Kamis (16/7).
Program ini digagas Kejaksaan Agung RI lewat Jaksa Garda Desa atau Jaga Desa. Tujuannya satu: mengawal dana desa biar tidak diselewengkan.
Pelantikan tingkat provinsi dilakukan langsung Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus. Sementara untuk kabupaten/kota dipimpin Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan.
Sistem Jejaring dari Pusat ke Desa
Firdaus bilang, Newsroom Jaga Desa ini dibikin berjejaring. Ada pusat, ada koordinator provinsi, sampai satu koordinator di tiap kabupaten.
“Tugasnya ngurai persoalan di desa. Jangan sampai masalah kecil merembet jadi perkara hukum,” kata Firdaus.
Menurutnya, semua informasi dari desa akan terhubung ke sistem nasional. Fokus utamanya di pengelolaan dana desa dan aset negara agar dipakai sesuai aturan.
“Ini langkah preventif. Mencegah korupsi, memastikan pembangunan akuntabel dan tepat sasaran. SMSI jadi bagian dari Jamintel Kejagung lewat pembentukan Pokja ini,” tegasnya.
Jadi Jembatan, Bukan Mencari Kesalahan
Ketua SMSI Lampung Donny Irawan berharap Pokja ini jadi jembatan antara media, Kejaksaan, pemda, dan desa.
“Kita bukan mau cari salah. Kita hadir untuk edukasi, pendampingan, dan bangun kesadaran hukum. Biar tata kelola desa makin baik,” ujar Donny.
Ia minta seluruh pengurus bekerja profesional dan independen dalam menyampaikan informasi.
“Jadikan Pokja ini mitra strategis. Kawal pembangunan desa lewat berita yang objektif dan berpihak ke masyarakat,” tambahnya.
Pemprov Dukung Penuh
Pemerintah Provinsi Lampung juga menyambut baik. Diwakili Kadis Kominfotik Ganjar Jationo, Pemprov menilai Pokja ini penting untuk mendukung program Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
“Kami fokus ke swasembada pangan. Ada Desaku Maju, bagi-bagi pupuk organik gratis, mesin dryer, sampai drone untuk semprot pupuk. Dengan tata kelola yang baik, kesejahteraan petani pasti naik,” kata Ganjar.
Acara ini dihadiri jajaran SMSI Pusat dan Lampung, Kadis Kominfotik, perwakilan Kejati Lampung, serta pengurus Pokja se-Lampung.
Lewat Jaga Desa, Kejaksaan tidak cuma jadi penegak hukum. Tapi juga jadi konsultan dan mitra desa. Harapannya, tata kelola keuangan desa bersih, profesional, dan berintegritas. (Red)











