Komisi X DPR: Pendidikan Era Prabowo-Gibran Alami Kemajuan Signifikan, Tapi Ketimpangan Masih Jadi PR

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. Foto : ist

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. Foto : ist

PROYEKSI.ID, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai pendidikan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah mengalami perubahan yang signifikan.  Sekalipun, tantangan yang dihadapi pemerintah dalam membangun sektor pendidikan di Tanah Air tidak lah mudah.

“Terkait penilaian saya terhadap kemajuan pendidikan di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, saya dapat menyatakan bahwa telah terjadi arah perubahan yang nyata, meskipun tantangannya masih sangat berat,” kata Lalu dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Minggu (3/5/2026).

Lalu mengungkapkan kemajuan yang paling konkret ialah revolusi infrastruktur pendidikan. Dia mencontohkan pada tahun sebelumnya Indonesia hanya mampu merenovasi sekitar 17.000 sekolah, sementara pada tahun 2026 angka tersebut naik drastis menjadi 70.000 sekolah.

“Dan pemerintah menargetkan pada tahun 2028 seluruh sekolah di Indonesia akan selesai direnovasi,” kata Politisi Fraksi PKB ini.

Selain itu, Lalu juga menyebut bila pemerintah mendorong transformasi digital dengan memasang papan pintar atau smart board interaktif di ruang kelas, tunjangan guru non-ASN, dan meluncurkan program Sekolah Rakyat.

“Pada akhirnya, kesimpulan saya adalah bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran, serius dalam membenahi aspek infrastruktur pendidikan, namun kami akan terus mengawal SDM, yakni para guru, berjalan seimbang,” kata dia.

Kendati begitu, Lalu harus mengakui bahwa kualitas dan mutu pendidikan, belum sepenuhnya merata dan belum dapat diakses secara adil oleh seluruh warga negara.

Menurutnya, masih ada kesenjangan antardaerah perkotaan dan daerah pedalaman, terutama di kawasan 3T. Dia mengatakan meski anggaran pendidikan yang secara nominal besar, ternyata belum mampu menjawab seluruh kebutuhan riil di lapangan.

“Biaya distribusi guru dan fasilitas belajar di daerah terpencil lebih mahal dibandingkan di kota, sehingga banyak sekolah yang masih kekurangan tenaga pendidik dan infrastruktur,” kata dia.

Bagi Lalu, hal ini merupakan pekerjaan rumah (PR) besar yang menuntut kehadiran negara secara sungguh-sungguh baik untuk siswa di Jakarta maupun di Papua. Dia menekankan pendidikan yang bermutu untuk semua tidak cukup hanya dengan gedung baru yang megah.

“Tetapi juga harus diiringi dengan kualitas belajar yang unggul bagi setiap anak bangsa,” tegas wakil rakyat dari Dapil NTB II itu. (rdn)

Berita Terkait

Kadisdik Bandarlampung Dinilai Abaikan Pers, AWNI Soroti Transparansi Kasus Sekolah dan Dugaan TPPO
Milangkala Tatar Sunda 2026 Picu Kepadatan Bandung, KAI Minta Penumpang Berangkat Lebih Awal
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, Jasa Marga Prediksi 1,5 Juta Kendaraan Melintas di Tol Jabotabek
Disdikbud Lampung dan Densus 88 Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar Cegah Radikalisme
Kadisdik Bandar Lampung Diduga Hindari Wartawan Saat Dimintai Konfirmasi Soal TPPO dan Video Viral Kepsek
ABPEDNAS dan SUCOFINDO Bangun 70 Sumur Air Bersih di Desa, Dimulai dari Aceh
VRITIMES Hadir Sebagai Media Partner SCALECON 2026 Surabaya, Berbagi Wawasan tentang AI dan Masa Depan Media Digital
Coaching Clinic FFL 2026 Darmajaya Hadirkan Praktisi Film Nasional, Bahas Peluang Industri Kreatif di Lampung

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:19 WIB

Kadisdik Bandarlampung Dinilai Abaikan Pers, AWNI Soroti Transparansi Kasus Sekolah dan Dugaan TPPO

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:11 WIB

Milangkala Tatar Sunda 2026 Picu Kepadatan Bandung, KAI Minta Penumpang Berangkat Lebih Awal

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:16 WIB

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, Jasa Marga Prediksi 1,5 Juta Kendaraan Melintas di Tol Jabotabek

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:38 WIB

Disdikbud Lampung dan Densus 88 Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar Cegah Radikalisme

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:26 WIB

Kadisdik Bandar Lampung Diduga Hindari Wartawan Saat Dimintai Konfirmasi Soal TPPO dan Video Viral Kepsek

Berita Terbaru

DPRD Lampung Selatan

Klarifikasi Setwan Lampung Selatan Soal Anggaran Laundry Rp6,5 Juta per Bulan

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:18 WIB