Konstruksi Jembatan Karang Sari–Fajar Baru Disorot LSM GPAN: Disebut Rawan Banjir & Ambruk, Desak Evaluasi Total

Minggu, 19 April 2026 - 14:24

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ISTIMEWA

FOTO: ISTIMEWA

PROYEKSI.ID, LAMPUNG SELATAN – Pembangunan Jembatan penghubung Desa Karang Sari–Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, memicu perbedaan pandangan di masyarakat. Ketua LSM Gerakan Pemantau Aset Negara (GPAN), Eddy Saputra Sitorus, S.T., secara terbuka mengkritik aspek teknis dan perencanaan proyek tersebut.

Kepada awak media, Sabtu (18/04/2026), Eddy menegaskan bahwa secara konsep dan definisi, konstruksi jembatan di atas sungai tidak boleh menghalangi atau menghambat aliran air.

“Jika terjadi peluapan air dan debit meningkat, maka dapat menimbulkan banjir di permukiman sekitar. Arus yang tertahan juga memicu gerusan tanah di fondasi, yang berpotensi menyebabkan ambruknya jembatan,” ujarnya.

Atas dasar itu, Eddy meminta agar pekerjaan dievaluasi secara menyeluruh.

“Jika terbukti melanggar kaidah struktur dan tata guna jembatan, harusnya dibongkar total dan dibangun ulang mengikuti standar yang benar,” tegasnya.

Ia menambahkan, perencanaan infrastruktur semestinya melibatkan tim multidisiplin: ahli konstruksi/sipil, mekanika tanah, arsitektur, dan planologi agar hasilnya kuat, estetik, dan benar-benar bermanfaat.

Baca Juga :  MPLS SMAN 1 Tanjungsari 2026 Resmi Ditutup, 13 Ekstrakurikuler Tampil Spektakuler

Sebelumnya, pada Jumat (18/04/2026), awak media telah melakukan upaya konfirmasi langsung ke lokasi proyek. Namun, para pekerja di lapangan menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan pers.

Hingga berita ini diturunkan pada Minggu (19/04/2026), redaksi belum memperoleh tanggapan resmi dari pihak pelaksana proyek, konsultan perencana, maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan selaku instansi teknis terkait. Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Karang Sari dan Kepala Desa Fajar Baru juga masih terus dilakukan untuk menggali urgensi proyek dan aspirasi warga.

Baca Juga :  Nyapu Bareng ASN, Bupati Egi: Semua OPD Wajib Contohin Budaya Bersih di Lamsel

Jembatan Karang Sari–Fajar Baru merupakan infrastruktur vital yang diharapkan memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan akses pendidikan di dua desa. Di sisi lain, sorotan LSM GPAN menyangkut aspek keselamatan dan keberlanjutan bangunan, terutama menjelang musim penghujan. (*)

Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Tenggelam di Perairan Pulau Rimau Lampung Selatan Ditemukan Meninggal
Peringati Harkopnas ke-79, Sekda Lamsel: Koperasi Harus Jadi Motor Ekonomi Digital
Cakupan JKN di Lampung Selatan Capai 99,91 Persen, Status UHC Prioritas Terjaga
OKP KAPI Laporkan Dugaan Korupsi SPMB SMPN 1 Kalianda ke Kejari Lampung Selatan
ASDP Bakauheni Salurkan 2 Sapi dan 3 Kambing untuk Qurban Idul Adha 1447 H
Setwan DPRD Lamsel Geber Gertak HELAU di Kantor

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:19

Nelayan Tenggelam di Perairan Pulau Rimau Lampung Selatan Ditemukan Meninggal

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Peringati Harkopnas ke-79, Sekda Lamsel: Koperasi Harus Jadi Motor Ekonomi Digital

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:19

Cakupan JKN di Lampung Selatan Capai 99,91 Persen, Status UHC Prioritas Terjaga

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:24

OKP KAPI Laporkan Dugaan Korupsi SPMB SMPN 1 Kalianda ke Kejari Lampung Selatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:52

ASDP Bakauheni Salurkan 2 Sapi dan 3 Kambing untuk Qurban Idul Adha 1447 H

Berita Terbaru