PROYEKSI.ID, PALEMBANG — Pegadaian kembali menorehkan prestasi di tingkat global dengan meraih penghargaan dalam ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2026. Dalam acara yang digelar di Hong Kong, Selasa (14/4/26).
Pegadaian dinobatkan sebagai pemenang kategori Best Social Bond/Sukuk – Non Bank Financial Institution (NBFI). Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pegadaian dalam menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 serta Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan Tahap III Tahun 2025, dengan total nilai mencapai Rp3,49 triliun.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan Pegadaian dalam mengintegrasikan prinsip Sustainable Finance ke dalam strategi pendanaan perusahaan. Selain itu, langkah ini juga memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat serta mendukung inklusi keuangan. Penilaian dilakukan oleh tim juri independen berdasarkan inovasi instrumen, kekuatan peringkat kredit, dan keberhasilan eksekusi di pasar modal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi keuangan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga berdampak sosial.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pegadaian mampu menghadirkan inovasi keuangan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran Pegadaian dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Novryandi.
Ia menambahkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan semangat Pegadaian dalam “MengEMASkan Indonesia”, yaitu menghadirkan nilai tambah ekonomi melalui solusi keuangan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
“Melalui berbagai inovasi dan instrumen keuangan yang kami hadirkan, Pegadaian berkomitmen untuk terus MengEMASkan Indonesia, tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga dalam menciptakan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi kuat antara Pegadaian dan para mitra strategis. Dalam proses penerbitan instrumen tersebut, Pegadaian didukung oleh jajaran Joint Lead Underwriters (JLU), yaitu PT CIMB Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, serta PT Mandiri Sekuritas.
Melalui pencapaian ini, Pegadaian optimistis dapat terus memperkuat kepercayaan investor dan nasabah, sekaligus menjadi role model dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di industri keuangan non-bank di Asia Tenggara. (***)









