PROYEKSI.ID, LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung mengajak masyarakat menjadikan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor sebagai investasi bersama untuk mempercepat pembangunan daerah.
Ajakan itu disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung Sulpakar pada Gebyar Samsat Tahun 2026 di Tugu Adipura Bandar Lampung, Minggu 12 Juli 2026.
“Mungkin kita melihat Gebyar Samsat identik dengan hadiah. Namun sesungguhnya yang kita rayakan adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan daerah,” kata Sulpakar membacakan sambutan Gubernur.
150 Ribu Kendaraan Ikut Undian
Gebyar Samsat 2026 digelar Pemprov Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah bersama Polda Lampung, PT Jasa Raharja, Bank Lampung, Bank BRI, dan mitra Samsat lainnya.
Kepala Bapenda Provinsi Lampung Saipul melaporkan, sekitar 150.000 kendaraan telah melakukan pembayaran pajak selama periode 1 Maret hingga 30 Juni 2026 dan berhak mengikuti undian.
Peserta undian merupakan wajib pajak perseorangan dengan kendaraan berpelat nomor BE yang berdomisili di Provinsi Lampung. Pengundian dilakukan dengan sistem komputer acak yang disegel dan disaksikan Dinas Sosial Provinsi Lampung.
Hadiah yang disediakan sebanyak 16 unit berupa emas batangan, kulkas, kipas angin, dan dispenser. Khusus hadiah kulkas diperuntukkan bagi wajib pajak yang membayar menggunakan QRIS.
Ada Keringanan Pajak Hingga 31 Agustus
Selain Gebyar Samsat, Pemprov Lampung juga menjalankan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026. Program berlangsung 2 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Melalui program ini, pemerintah memberikan penghapusan sanksi administratif berupa denda PKB, penghapusan pajak progresif, dan keringanan lainnya sesuai ketentuan.
Gubernur menilai pajak yang dibayar masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan jalan, jembatan, layanan kesehatan, pendidikan, hingga fasilitas publik.
“Karena itu kami mengajak masyarakat memandang pajak bukan sebagai beban, melainkan investasi bagi masa depan daerah,” ujar Sulpakar.
Pemprov juga mendorong terciptanya administrasi kendaraan yang tertib dan basis data yang akurat melalui program keringanan tersebut.
Perkuat Layanan Samsat
Gubernur mengapresiasi Bapenda, Polda, Jasa Raharja, Bank Lampung, Bank BRI, dan mitra Samsat yang terus memperkuat layanan. Saat ini masyarakat bisa mengakses Samsat Induk, Drive Thru, Keliling, Desa, Kecamatan, gerai, hingga layanan digital.
“Sinergi ini harus terus diperkuat agar pelayanan semakin mudah, cepat, transparan, akuntabel, dan humanis. Pelayanan yang baik bukan hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga membangun kepercayaan,” kata Gubernur dalam sambutan tertulis.
Pemprov Lampung berharap kepatuhan masyarakat membayar pajak terus meningkat. Semakin tinggi partisipasi, semakin besar kemampuan pemerintah menghadirkan pembangunan merata dan meningkatkan kesejahteraan di seluruh wilayah Lampung. (Hed)











