PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memanfaatkan gelaran Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Samsat 2026 untuk mendorong inovasi layanan pajak sekaligus mempromosikan potensi daerah.
Kegiatan yang digelar di Bandar Lampung, Selasa (14/7/2026) itu dihadiri jajaran Kementerian Dalam Negeri, Korlantas Polri, PT Jasa Raharja, kepala Bapenda se-Indonesia, hingga Dirut Bank Pembangunan Daerah.
Baca juga: Tegas! Pemprov Lampung Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas dan Mamin di APBD 2027
Eva menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemendagri menunjuk Bandar Lampung sebagai tuan rumah. Menurutnya, ini menjadi momentum meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang administrasi kendaraan bermotor.
“Ini kehormatan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Eva.
Selain membahas pajak, Eva juga mempromosikan Bandar Lampung kepada para peserta. Ia mengajak tamu menikmati wisata dan kuliner khas daerah.
Dalam forum itu, Eva memaparkan sejumlah program unggulan Pemkot seperti beasiswa mahasiswa, bantuan operasional Babinsa-Bhabinkamtibmas, dan pinjaman modal bunga 0 persen.
Eva juga menyoroti penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sesuai UU No 1 Tahun 2022. Kebijakan itu dinilai memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Data Pemkot mencatat, realisasi opsen PKB dan BBNKB Bandar Lampung 2025 mencapai Rp232,14 miliar. Rinciannya, opsen PKB Rp163,57 miliar dan opsen BBNKB Rp68,34 miliar. Rata-rata penerimaan per bulan Rp19,34 miliar.
Hingga Juni 2026, penerimaan sudah mencapai Rp112,20 miliar.
“Capaian ini menunjukkan sinergi pemerintah daerah dan Samsat efektif meningkatkan kepatuhan wajib pajak,” ujarnya.
Melalui Rakornas, Pemkot berharap lahir rekomendasi untuk transformasi digital Samsat dan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan profesional. (Hend)











