PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — Pemerintah Kota Bandarlampung bersama Satgas TNI membersihkan material longsoran talud di aliran Sungai Way Awi, Kelurahan Jagabaya I dan II, Kecamatan Way Halim, Sabtu 18/4/2026 pagi.
Selain itu, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana turun langsung meninjau lokasi talud roboh. Menurut Eva, kehadiran pemerintah menjadi bentuk keseriusan merespons dampak bencana.
Kerugian dan Penyebab Talud Roboh
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data di lapangan, talud sepanjang 40 meter dengan tinggi 5 meter mengalami ambruk. Dugaan sementara, talud rusak akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur Bandarlampung Selasa malam 14/4/2026.
Sementara itu, sejumlah instansi terkait dikerahkan. Instansi meliputi BPBD, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Kodim 0410/KBL, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Puskesmas Way Halim, Linmas, RT, Lurah, Camat Way Halim, dan Satgas TNI.
Penanganan Cepat dan Terpadu
Eva Dwiana menegaskan penanganan harus cepat dan terpadu. Karena itu, seluruh instansi bergerak sigap mengevakuasi material longsoran.
“Dengan demikian, seluruh instansi segera menyusun langkah teknis perbaikan,” ujar Eva.
Pada tahap awal, petugas gabungan pemerintah daerah dan Satgas TNI membersihkan material longsoran. Tak hanya itu, petugas memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan terkendali.
Komitmen Antisipasi Banjir
Pemkot Bandarlampung berkomitmen mempercepat perbaikan talud. Tujuannya, mengantisipasi potensi banjir dan mencegah kerusakan lanjutan di kawasan tersebut.
Pada akhirnya, langkah cepat ini menjadi bukti respons tanggap pemerintah daerah. Respons bertujuan menjaga keselamatan dan kenyamanan warga. (Hend)










