3.000 ASN di Brebes Diduga Manipulasi Presensi, DPR Soroti Pengawasan Disiplin Aparatur

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPR RI Shintya Sandra Kusuma./ istimewa

Anggota Komisi II DPR RI Shintya Sandra Kusuma./ istimewa

PROYEKSI.ID, JAKARTA — Anggota Komisi II DPR RI Shintya Sandra Kusuma menyoroti dugaan manipulasi presensi yang melibatkan sedikitnya 3.000 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kasus tersebut dinilai menjadi perhatian serius dalam pengawasan disiplin ASN dan pelaksanaan reformasi birokrasi di daerah.

“ASN adalah wajah pelayanan pemerintah. Kedisiplinan dan integritas harus menjadi prioritas utama. Good policy harus diikuti dengan good implementation,” kata Shintya dalam keterangan yang dikutip Parlementaria di Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Shintya menyampaikan hal itu usai melakukan kunjungan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Brebes beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan tersebut, ia meminta pemerintah daerah memastikan reformasi birokrasi berjalan konsisten agar praktik serupa tidak kembali terulang.

Kepala BKPSDMD Brebes Moh. Syamsul Haris mengungkapkan, dugaan manipulasi presensi dilakukan menggunakan aplikasi ilegal yang ditawarkan pihak luar atau peretas. Menurut dia, oknum ASN cukup membayar sekitar Rp250 ribu per tahun untuk memanipulasi data kehadiran tanpa harus berada di lokasi kerja.

Kasus itu terungkap setelah Pemerintah Kabupaten Brebes melakukan penelusuran dengan mematikan server resmi absensi.

“Saat server resmi dimatikan, ternyata masih ada aktivitas absensi. Dari sana kami mengidentifikasi ribuan ASN yang menggunakan aplikasi ilegal tersebut,” ujar Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Menurut pemerintah daerah, mayoritas ASN yang terdeteksi menggunakan aplikasi ilegal berasal dari kalangan tenaga kesehatan dan guru. Sejumlah pejabat struktural di lingkungan Pemkab Brebes juga disebut ikut terlibat.

Pemerintah Kabupaten Brebes kini menempuh sejumlah langkah penanganan, mulai dari proses hukum, pemeriksaan disiplin ASN, audit forensik sistem presensi, hingga audit keuangan daerah.

Baca Juga :  Tak Diizinkan di Kampus, Bedah Film “Pesta Babi” Pindah ke Kafe Dekat Malahayati

Sekretaris Daerah Brebes Tahroni mengatakan penanganan kasus dilakukan secara paralel melalui pelaporan pengembang aplikasi ilegal ke Polres Brebes, pemeriksaan disiplin ASN berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021, audit sistem presensi oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik), serta penghitungan potensi kerugian daerah terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Pemerintah daerah juga mewajibkan ASN yang menerima TPP secara tidak sah untuk mengembalikan dana tersebut ke kas daerah.

Bupati Paramitha menilai praktik manipulasi presensi itu dapat dikategorikan sebagai tindak korupsi karena ASN tetap menerima hak keuangan secara penuh tanpa menjalankan kewajiban jam kerja sesuai ketentuan. (***/May)

Berita Terkait

Kontingen Polda Lampung Raih 4 Medali di Hari Pertama Kapolri Cup 2026
Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Manfaatkan Aplikasi Travoy Saat Arus Balik Libur Kenaikan Yesus Kristus
Teguh Santosa: Era Prabowo Hadapi Tantangan Geopolitik Baru, Ketahanan Nasional Jadi Kunci
Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih, 345 Unit Berdiri Jadi Terbanyak di Luar Jawa
Milangkala Tatar Sunda 2026 Picu Kepadatan Bandung, KAI Minta Penumpang Berangkat Lebih Awal
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, Jasa Marga Prediksi 1,5 Juta Kendaraan Melintas di Tol Jabotabek
ABPEDNAS dan SUCOFINDO Bangun 70 Sumur Air Bersih di Desa, Dimulai dari Aceh
VRITIMES Hadir Sebagai Media Partner SCALECON 2026 Surabaya, Berbagi Wawasan tentang AI dan Masa Depan Media Digital

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:08 WIB

Kontingen Polda Lampung Raih 4 Medali di Hari Pertama Kapolri Cup 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:42 WIB

3.000 ASN di Brebes Diduga Manipulasi Presensi, DPR Soroti Pengawasan Disiplin Aparatur

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:51 WIB

Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Manfaatkan Aplikasi Travoy Saat Arus Balik Libur Kenaikan Yesus Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:11 WIB

Teguh Santosa: Era Prabowo Hadapi Tantangan Geopolitik Baru, Ketahanan Nasional Jadi Kunci

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih, 345 Unit Berdiri Jadi Terbanyak di Luar Jawa

Berita Terbaru

Walikota Bandarlampung Eva Dwiana saat salurkan bantuan beras ke masyarakat.

Pemkot Bandarlampung

146 Ribu KPM di Bandar Lampung Terima Bantuan Beras dari Pemkot

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:32 WIB