PROYEKSI.ID, TULANG BAWANG — Tim SAR Gabungan memasuki hari ketiga pencarian Iwan, 48. Nahkoda kapal nelayan itu hilang setelah kapalnya ditabrak kapal tongkang. Peristiwa terjadi di Perairan Gusung Lebar Luar, Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang, Senin 8 Juni 2026.
Baca juga: Anak 5 Tahun Terseret Arus Sungai Way Pisang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Kronologi Tabrakan Kapal
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tabrakan terjadi Jumat 5 Juni 2026 pukul 23.00 WIB. Saat itu tiga awak kapal sedang lego jangkar. Awan Setiawan, 27, mendengar benturan keras. Dia langsung keluar kabin untuk mengecek.
Awan melihat kapal tongkang menabrak sisi kapal nelayan. Ketiga awak kapal langsung melompat ke laut. Nelayan lain menyelamatkan dua ABK. Tim berhasil mengevakuasi Awan Setiawan, 27, dan Purwasena, 19. Namun nahkoda Iwan asal Kuala Teladas masih hilang.
Hasil Pencarian Hari Kedua
Kantor SAR Lampung menerima laporan. Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang langsung bergerak ke lokasi. Minggu 7 Juni, Tim SAR Gabungan menyisir perairan. Personel gabungan dari Polairud Kuala Teladas, TNI AL, dan nelayan ikut mencari.
Mereka pakai perahu karet dan kapal nelayan. Tim menyisir area 0,5 nautical mile dari titik kejadian. Upaya itu belum membuahkan hasil. Gelombang tinggi menghalangi pencarian. Jaringan komunikasi di lokasi juga terbatas.
Koordinasi Tim SAR Gabungan
Dantim Rescuer Sahrudin mewakili Kantor SAR Lampung. Dia bilang tim terus koordinasi dengan VTS Panjang. Tim juga hubungi Pos TNI AL Kuala Teladas. Polairud Kuala Teladas Polres Tulang Bawang juga terlibat. Kantor SAR Palembang dan Pangkal Pinang ikut bantu sebar informasi.
“Hingga akhir pencarian hari kedua, korban belum ditemukan,” kata Sahrudin. “Tim akan lanjutkan pencarian hari ketiga. Kami perluas area sesuai SAR Map Prediction.”
Rencana Pencarian Hari Ketiga
Pencarian hari ketiga dimulai Senin 8 Juni 2026. Tim SAR membagi personel jadi beberapa SRU. Mereka akan sisir area yang sudah ditentukan. (Hend)










