PROYEKSI.ID, LAMPUNG — Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung tancap gas. Ratusan kader se-kota dikumpulkan dalam Musyawarah Ranting (Musran) serentak, Kamis (16/7/2026).
Agenda ini digelar di Sekretariat DPD PAN Kota Bandar Lampung, Jalan Cut Mutiah. Sasarannya jelas: menguatkan mesin partai sampai ke tingkat kelurahan.
PLH Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung Edison Hadjar membuka acara. Ia menegaskan Musran bukan sekadar seremoni.
“Musran ini wujud nyata penguatan jaringan partai di akar rumput. Kita tidak bisa menang kalau rantingnya lemah,” kata Edison didampingi Sekretaris DPD PAN Erwansyah.
Ketua BPOK DPD PAN Kota Bandar Lampung Marpen Effendi didapuk memimpin sidang. Ia menekankan Musran adalah amanat AD/ART partai.
“Ini sarana konsolidasi paling dasar. Dari sinilah energi kemenangan 2029 kita siapkan,” tegas Marpen.
Sekretaris BPOK Amrin Bahri bertindak sebagai sekretaris pimpinan sidang. Ia memastikan forum berjalan tertib dan demokratis.
“Semua peserta harus punya ruang bicara. Aspirasi dari bawah harus kita dengar,” ujar Amrin.
20 Kecamatan Kerahkan Kadernya
Musran kali ini diikuti 100 pengurus ranting. Mereka datang dari 20 DPC se-Bandar Lampung.
Mulai dari Panjang, Bumi Waras, Kedamaian, Tanjung Karang Timur, Teluk Betung Timur, hingga Teluk Betung Selatan. Semua kecamatan mengirim perwakilan DPRt-nya.
Kehadiran massal ini jadi bukti PAN masih punya daya gedor di grass root. “Ini bukti PAN makin dekat dengan masyarakat,” ucap salah satu peserta.
Marpen menambahkan, Musran bukan agenda rutin yang asal gugur kewajiban.
“Ini langkah strategis. Target kita satu: PAN harus hadir dan dirasakan manfaatnya di setiap kelurahan,” katanya lantang.
“Ranting Adalah Ujung Tombak”
Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung Firmansyah Y. Alfian juga hadir memberi arahan. Ia menyebut ranting sebagai kunci utama kemenangan partai ke depan.
“Relawan dan pengurus ranting adalah ujung tombak perjuangan PAN di Bandar Lampung. Tanpa mereka, semua program partai hanya di atas kertas,” tegas Firmansyah.
Politikus yang akrab disapa Bang Firman itu juga mengingatkan kader soal tanggung jawab.
Bagi dia, politik bukan cuma soal kursi. “Kita harus hadir bantu masyarakat dengan kerja nyata. Itu modal utama kita,” ujarnya.
Musran ditutup dengan doa bersama. Para peserta kompak menyatakan komitmen menjaga soliditas dan terus bergerak di tengah masyarakat.
Dengan energi baru dari 20 kecamatan ini, PAN Kota Bandar Lampung menyatakan siap menghadapi agenda politik selanjutnya. (Red)











