PROYEKSI.ID, ACEH BESAR — Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (Persero) memulai pembangunan sumur air bersih pertama. Lokasinya di Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar.
Program ini bertajuk “Jaga Air Bersih untuk Desa”. ABPEDNAS dan SUCOFINDO menargetkan 70 sumur air bersih. Lokasinya tersebar dari Aceh hingga Merauke.
Pembangunan perdana ini bagian dari HUT ke-70 PT SUCOFINDO. HUT jatuh pada 22 Oktober 2026. Program ini juga mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya memperkuat ketahanan dan kedaulatan air nasional.
Ketua Umum ABPEDNAS Indra Utama mengatakan kolaborasi ini bentuk nyata sinergi. Kolaborasi ini memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa.
“Air bersih bukan hanya kebutuhan dasar. Air bersih juga fondasi kesehatan dan produktivitas masyarakat desa. ABPEDNAS bersama PT SUCOFINDO ingin memastikan pembangunan hadir di desa yang membutuhkan,” ujar Indra Utama.
Indra menambahkan program ini mendukung SDGs Tujuan ke-6. SDGs Tujuan ke-6 fokus pada air bersih dan sanitasi layak.
Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani menekankan tata kelola. Ia bilang akuntabilitas penting dalam program sosial.
“Kolaborasi lintas sektor penting untuk memastikan program tepat sasaran. Program harus transparan dan memberi dampak nyata,” kata Reda Manthovani.
Direktur Utama PT SUCOFINDO Sandry Pasambuna menyampaikan rencana pembangunan. PT SUCOFINDO akan bangun 70 sumur secara bertahap. Lokasinya di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.
“Memasuki usia ke-70 tahun, PT SUCOFINDO ingin memperkuat kontribusi nyata. Kami berharap kehadiran SUCOFINDO dirasakan melalui layanan bisnis. Kami juga ingin dampak sosial langsung menyentuh masyarakat,” ujar Sandry.
PT SUCOFINDO berperan sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification atau TIC. Perusahaan memastikan kualitas dan keselamatan program ini. PT SUCOFINDO juga menjaga keberlanjutan program air bersih.
Program ini akan memberi manfaat bagi 3.500 sampai 7.000 warga desa. Sasaran utamanya daerah yang minim akses air bersih. Target rampung bertepatan dengan HUT ke-70 PT SUCOFINDO pada 22 Oktober 2026.
“Kolaborasi PT SUCOFINDO dan ABPEDNAS memperkuat sinergi BUMN dan organisasi desa. Sinergi ini mendukung pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Sandry Pasambuna. (Hend)











