‎Peringati Hari Lupus Sedunia dan Hari Lahir, KOL Berharap Akses Kesehatan yang Lebih Mudah untuk Odapus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:01

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

foto: istimewa

foto: istimewa

PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — Komunitas Odapus Lampung (KOL) bersama Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (PKRS RSUDAM) menggelar peringatan Hari Lupus Sedunia sekaligus Hari Lahir KOL ke-9 di Aula Gedung Kebidanan Lantai 3 RSUD Abdul Moeloek, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Mengenal Lupus Lebih Dalam dan Perencanaan Kehamilan pada Lupus” ini diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari penyandang lupus (Odapus) se-Provinsi Lampung, pendamping pasien, tenaga kesehatan, dokter, hingga sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Hadir sebagai narasumber, dokter konsultan reumatologi dr. Rina Kriswiastiny, Sp.PD., KR., FINASIM serta dokter kandungan konsultan fertilitas, endokrinologi, dan reproduksi dr. Ronny Adrian, Sp.OG., Subsp.FER., D.MAS., F.ART., M.H.Kes.

Ketua KOL, Merli Susanti mengatakan, Hari Lupus Sedunia yang diperingati setiap 10 Mei tahun ini mengusung tema “Make Lupus Visible” atau “Jadikan Lupus Terlihat”.

Menurutnya, sebagian besar penyandang lupus merupakan perempuan usia produktif yang kerap terlihat sehat dari luar, padahal menghadapi perjuangan berat setiap hari.

“Nyeri sendi yang bukan nyeri biasa, demam yang sering muncul tanpa sebab, kelelahan ekstrem, hingga gangguan pada organ tubuh seperti ginjal, paru-paru, jantung bahkan otak menjadi perjuangan tersendiri bagi Odapus,” ujar perempuan yang akrab disapa Santi itu.

Direktur RSUD Abdul Moeloek, dr. Imam Ghazali, turut menegaskan bahwa lupus merupakan penyakit yang selama ini kerap tidak terlihat secara kasat mata (invisible illness), sehingga membutuhkan perhatian dan pemahaman lebih luas dari masyarakat.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Raih WTP 12 Kali Berturut-turut, Gubernur: Bukti Komitmen Akuntabel

Karena itu, peringatan Hari Lupus Sedunia sekaligus Hari Lahir KOL dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi mengenai lupus, termasuk pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan perencanaan kehamilan bagi perempuan penyandang lupus.

“Sebagian besar penyandang lupus adalah perempuan. Karena itu penting memahami bagaimana menjaga kesehatan reproduksi dan merencanakan kehamilan dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan,” katanya.

Dalam sesi diskusi, para peserta tidak hanya membahas persoalan kesehatan, tetapi juga menyampaikan berbagai kendala pelayanan kesehatan yang masih dihadapi Odapus. Mereka berharap pasien lupus dapat memperoleh layanan kontrol dan pengobatan yang lebih mudah tanpa dibebani persoalan administrasi yang berbelit, mulai dari rujukan, penebusan obat hingga persyaratan BPJS.

Baca Juga :  The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau lupus merupakan penyakit autoimun, ketika sistem imun yang seharusnya melindungi tubuh justru menyerang organ tubuh sendiri karena tidak mampu membedakan jaringan sehat dan ancaman dari luar.

Santi berharap, semakin banyak masyarakat memahami lupus sehingga para penyandangnya dapat menjalani hidup yang lebih berkualitas, termasuk dalam merencanakan masa depan dan memiliki keturunan secara aman.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan data KOL saat ini terdapat sekitar 200 penyandang lupus di Lampung. Namun jumlah tersebut diyakini belum menggambarkan kondisi sebenarnya karena masih banyak Odapus maupun suspek lupus di daerah yang belum terdata dan belum tersentuh layanan pendampingan.

“Kami berharap akses pengobatan dan pelayanan kesehatan bagi Odapus bisa menjadi perhatian pemerintah, termasuk edukasi bagi tenaga kesehatan hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat, serta dukungan pembiayaan pemeriksaan laboratorium yang saat ini belum seluruhnya tercover JKN,” pungkasnya. (***)

Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Lampung Gak Perlu Rujuk Lagi, Poli Gigi Eksekutif RSUDAM Lengkap Spesialis
Bukan Lomba 17-an: Dinkes Bandar Lampung Gelar “Olimpiade Puskesmas” Demi Layanan Pasien Terbaik
Angka Temuan TBC di Pesawaran Cuma 14%, Wagub Jihan: Kejar Kuota 10 Ribu Rumah
Terima Kunjungan Persatuan Dokter Paru Indonesia, Wagub Jihan Tegaskan Komitmen Percepat Eliminasi TBC di Lampung
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet
The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation
Global Health Challenges: Examining the Impacts of Infectious Diseases

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 18:57

Warga Lampung Gak Perlu Rujuk Lagi, Poli Gigi Eksekutif RSUDAM Lengkap Spesialis

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16

Bukan Lomba 17-an: Dinkes Bandar Lampung Gelar “Olimpiade Puskesmas” Demi Layanan Pasien Terbaik

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:26

Angka Temuan TBC di Pesawaran Cuma 14%, Wagub Jihan: Kejar Kuota 10 Ribu Rumah

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:01

‎Peringati Hari Lupus Sedunia dan Hari Lahir, KOL Berharap Akses Kesehatan yang Lebih Mudah untuk Odapus

Jumat, 24 April 2026 - 19:21

Terima Kunjungan Persatuan Dokter Paru Indonesia, Wagub Jihan Tegaskan Komitmen Percepat Eliminasi TBC di Lampung

Berita Terbaru