Meutya Hafid Tekankan Pentingnya Kesadaran Digital Sejak Dini pada Generasi Muda

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:37

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkomdigi Meutya Hafid. foto: komdigi

Menkomdigi Meutya Hafid. foto: komdigi

PROYEKSI.ID, JAKARTA — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pentingnya membangun kesadaran digital sejak dini agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sahabat TUNAS NTB di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Athfal Rebila, Lombok, Selasa (5/5/2026). Dalam kesempatan itu, Meutya berinteraksi langsung dengan para siswa melalui dialog terbuka.

Ia menggali kebiasaan siswa dalam menggunakan internet, media sosial, hingga game online. Hasilnya, banyak siswa diketahui menghabiskan waktu lebih dari tiga jam per hari di ruang digital.

“Yang paling kuat adalah kesadaran diri, bukan sekadar pengawasan. Begitu kamu paham sesuatu merugikan masa depanmu, kamu sendiri yang harus berhenti. Itu kekuatan sesungguhnya,” ujar Meutya.

Ia mengingatkan, penggunaan teknologi secara berlebihan berpotensi menimbulkan kecanduan yang berdampak pada prestasi belajar, hubungan dengan orang tua, hingga kesehatan mental.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Sebagai langkah perlindungan, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Aturan tersebut mengatur pembatasan akses anak terhadap platform digital berisiko hingga usia tertentu.

Menurut Meutya, kebijakan ini disusun berdasarkan kajian ilmiah dari para ahli, termasuk psikolog dan tenaga medis, serta mengacu pada praktik terbaik di berbagai negara.

“Ini adalah langkah perlindungan yang tegas agar anak-anak Indonesia tumbuh lebih siap dan mampu bersaing di era digital,” tegasnya.

Selain itu, Meutya juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan akses internet berkualitas di seluruh Nusa Tenggara Barat, termasuk wilayah dengan keterbatasan konektivitas.

“Kami pastikan setiap anak Indonesia dapat mengakses dunia digital dengan aman,” ujarnya.

Dialog ini sekaligus memperkuat komitmen Kementerian Komunikasi dan Digital bahwa literasi digital harus dibangun melalui pemahaman langsung sejak usia dini. Generasi muda Indonesia diharapkan siap menjadi pemimpin di era digital yang cerdas dan tangguh. (red)

Baca Juga :  BGTK Lampung Gelar HGN 2026 di Mall, Usung Konsep Berskala Nasional
Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG MBG 3B Lampung: BGN Ketatkan Aturan, Dapur Tak Layani 300 Penerima Disetop 2 Juni 2026
MBG Lampung Klaim 3B Prioritas, Tapi Data SPPG Pelanggar Belum Ada
Pemkot Bandar Lampung Fokuskan 529 Unit Bedah Rumah di Kawasan Pesisir Tahun 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Kembali Amanat Pasal 33 UUD 1945 sebagai Cetak Biru Ekonomi Nasional
Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih, 345 Unit Berdiri Jadi Terbanyak di Luar Jawa
Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT ASEAN ke-48 Bahas Ketahanan Energi dan Geopolitik
Prabowo Bahas Harga Minyak dan Kedaulatan Tambang, Negara Didorong Kuasai Kepemilikan
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana dengan PPATK di Hambalang, Tekankan Transparansi dan Anti-Korupsi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 07:40

SPPG MBG 3B Lampung: BGN Ketatkan Aturan, Dapur Tak Layani 300 Penerima Disetop 2 Juni 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:21

MBG Lampung Klaim 3B Prioritas, Tapi Data SPPG Pelanggar Belum Ada

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:28

Pemkot Bandar Lampung Fokuskan 529 Unit Bedah Rumah di Kawasan Pesisir Tahun 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:15

Presiden Prabowo Tegaskan Kembali Amanat Pasal 33 UUD 1945 sebagai Cetak Biru Ekonomi Nasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49

Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih, 345 Unit Berdiri Jadi Terbanyak di Luar Jawa

Berita Terbaru