PROYEKSI.ID, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung memfokuskan program bedah rumah tahun 2026 di kawasan pesisir. Sebanyak 529 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di 20 kecamatan dipastikan mendapat bantuan renovasi.
Bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bandar Lampung, Muhaimin, mengatakan wilayah pesisir menjadi penerima terbanyak. Hal itu karena kawasan tersebut masih membutuhkan peningkatan kualitas permukiman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bandar Lampung mendapatkan bantuan sebanyak 529 unit rumah yang akan mendapatkan bantuan bedah rumah dari pemerintah pusat melalui Kementerian PKP,” ujar Muhaimin di Bandar Lampung, Sabtu, 23 Mei 2026.
Muhaimin menjelaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung bertugas menyiapkan data calon penerima bantuan. Sementara seluruh pembiayaan program berasal dari pemerintah pusat.
Sebelumnya, Pemkot Bandar Lampung mengusulkan lebih dari 1.000 unit rumah untuk perbaikan RTLH. Namun, pemerintah pusat menyetujui 529 unit.
“Kita ajukan lebih dari 1.000 unit, tapi Bandar Lampung hanya dapat 529 unit yang di-acc,” katanya.
Setiap rumah penerima bantuan akan memperoleh anggaran renovasi sebesar Rp20 juta.
Program bedah rumah ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Tujuannya agar warga memiliki hunian yang layak, aman, dan sehat.
Program tersebut diharapkan segera direalisasikan pada 2026. Dengan begitu, masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni segera merasakan manfaat pembangunan.
Selain memperbaiki kondisi bangunan, program ini juga menjadi langkah strategis pemerintah. Tujuannya meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu dan menciptakan lingkungan permukiman yang sehat.
Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus melakukan pendataan RTLH di berbagai wilayah. Upaya ini dilakukan guna memperluas akses bantuan perumahan bagi masyarakat pada tahun-tahun mendatang. (Hdr)










