Barcode BBM Subsidi Dinilai Solusi, Tapi Yusnadi Ingatkan: Jangan Bikin Susah Petani

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:56

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Lampung Yusnadi dari Fraksi PKS saat RDP bersama Pertamina Patra Niaga membahas digitalisasi distribusi BBM subsidi dengan sistem barcode.

Anggota Komisi IV DPRD Lampung Yusnadi dari Fraksi PKS saat RDP bersama Pertamina Patra Niaga membahas digitalisasi distribusi BBM subsidi dengan sistem barcode.

PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS, Yusnadi, mendorong optimalisasi barcode untuk mendigitalisasi distribusi BBM subsidi. Tujuannya agar penyaluran ke petani dan nelayan lebih tepat sasaran, transparan, dan minim penyimpangan.

Pernyataan itu disampaikan Yusnadi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Lampung bersama Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, kelompok petani dan nelayan Bandar Surabaya, Lampung Tengah, serta OPD terkait, Kamis (20/5/2026).

Menurut Yusnadi, sistem barcode bisa jadi alat pengawasan modern. Terutama untuk memastikan kuota subsidi benar-benar jatuh ke tangan yang berhak.

“Digitalisasi lewat barcode dapat membantu memastikan BBM subsidi tidak disalahgunakan. Kuota yang untuk petani dan nelayan harus diterima mereka yang butuh,” kata Yusnadi.

Tapi Jangan Bikin Ribet

Baca Juga :  Nyapu Bareng ASN, Bupati Egi: Semua OPD Wajib Contohin Budaya Bersih di Lamsel

Yusnadi mengingatkan, digitalisasi tidak boleh menyulitkan warga di lapangan. Apalagi di desa yang sinyal internet masih susah.

“Jangan sampai sistem yang dibuat justru bikin susah masyarakat kecil. Petani dan nelayan butuh kemudahan akses. Barcode harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama daerah yang jaringannya terbatas,” tegasnya.

Ia mendesak pemerintah dan Pertamina menyiapkan skema adaptif. Misalnya sistem offline atau verifikasi sederhana yang tetap jalan meski internet putus-putus.

Baca Juga :  Lampung Selatan Kembali Raih Opini WTP dari BPK untuk Laporan Keuangan 2025

Soal Data Harus Nyambung

Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung ini juga menyorot data. Ia menilai data penerima manfaat harus terintegrasi antara Pemda, dinas terkait, Pertamina Patra Niaga, dan Hiswana Migas.

“Intinya subsidi ini tepat sasaran, mudah diakses, tapi tetap ada pengawasan. Teknologi harus jadi alat bantu, bukan hambatan baru,” ujarnya.

Komisi IV DPRD Lampung, kata Yusnadi, akan terus mengawal perbaikan tata kelola BBM subsidi sektor pertanian dan perikanan. Tujuannya menjaga produktivitas dan kesejahteraan masyarakat daerah. (Hdr)

Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAN Bandar Lampung Gaspol Konsolidasi, Musran Digelar di 20 Kecamatan
Temuan BPK: Pansus DPRD Beber Aset, Rekening, dan Tunjangan Pemkot Bandar Lampung Bermasalah
Jalan Protokol Gelap! DPRD Sorot PJU Bandarlampung Banyak yang Padam
DPRD Bandar Lampung Kebut Bereskan Temuan BPK, Eh Wartawan Malah Dilarang Meliput ?
Pansus DPRD Pringsewu Konsultasi ke Kemendagri, Matangkan Ranperda Perubahan Struktur OPD
PKS Lampung Gelar TFT Daurah Murobbi, Siapkan Trainer UPA untuk Setiap Desa
DPP PAN Rekomendasikan M. Galang Putra Rahman sebagai Calon Wakil Bupati Way Kanan
Komisi Gabungan DPRD Lampung Selatan Sidak PT Oasis Wood Industry, Soroti Limbah, BPJS dan CSR

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:33

PAN Bandar Lampung Gaspol Konsolidasi, Musran Digelar di 20 Kecamatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:28

Temuan BPK: Pansus DPRD Beber Aset, Rekening, dan Tunjangan Pemkot Bandar Lampung Bermasalah

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:45

Jalan Protokol Gelap! DPRD Sorot PJU Bandarlampung Banyak yang Padam

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:15

DPRD Bandar Lampung Kebut Bereskan Temuan BPK, Eh Wartawan Malah Dilarang Meliput ?

Senin, 13 Juli 2026 - 16:11

Pansus DPRD Pringsewu Konsultasi ke Kemendagri, Matangkan Ranperda Perubahan Struktur OPD

Berita Terbaru