Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana dengan PPATK di Hambalang, Tekankan Transparansi dan Anti-Korupsi

Senin, 4 Mei 2026 - 09:10

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh pada Minggu, 3 Mei 2026, di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh pada Minggu, 3 Mei 2026, di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

PROYEKSI.ID, JAWA BARAT — Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh pada Minggu, 3 Mei 2026, di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam hari tersebut dihadiri antara lain oleh Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana dan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin bulanan Presiden bersama PPATK.

“Pada hari Minggu siang hingga malam, Bapak Presiden Prabowo Subianto menerima beberapa tokoh untuk berdiskusi, antara lain Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam pertemuan yang berlangsung di Hambalang, Jawa Barat, 3 Mei 2026,” tulisnya.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyampaikan bahwa pertemuan ini difokuskan pada evaluasi transaksi keuangan, serta penguatan pengawasan terhadap aliran dana. Langkah tersebut dinilai penting dalam mendukung upaya pemerintah menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.

“Pertemuan tersebut merupakan agenda rutin bulanan bersama PPATK terkait evaluasi transaksi keuangan, serta pengawasan ketat terhadap aliran dana guna mendukung transparansi pemerintah,” kata Seskab Teddy.

Pembahasan dalam diskusi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara yang akuntabel serta mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.

“Dalam diskusi ini, ditekankan pula pentingnya pengelolaan keuangan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menegaskan agar setiap anggaran yang bersumber dari uang rakyat harus disalurkan secara tepat sasaran dan dikelola dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Sidak ke Gudang Bulog Danurejo Magelang, Pastikan Stok Aman

Selain itu, pelaksanaan program juga harus dilakukan secara tepat waktu agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen tegas Bapak Presiden dalam mewujudkan tata kelola negara yang bersih dan bebas dari korupsi,” tulis Seskab Teddy.

Melalui koordinasi dengan PPATK, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh aliran dana baik di tingkat pusat maupun di daerah dapat dipantau secara ketat, sehingga setiap kebijakan fiskal benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat luas. (BPMI Setpres)

Baca Juga :  Menkomdigi: AI Bisa Tambah 3,67 Persen PDB Indonesia

Editor : Redaksi

Sumber Berita: BPMI Setpres

Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG MBG 3B Lampung: BGN Ketatkan Aturan, Dapur Tak Layani 300 Penerima Disetop 2 Juni 2026
MBG Lampung Klaim 3B Prioritas, Tapi Data SPPG Pelanggar Belum Ada
Pemkot Bandar Lampung Fokuskan 529 Unit Bedah Rumah di Kawasan Pesisir Tahun 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Kembali Amanat Pasal 33 UUD 1945 sebagai Cetak Biru Ekonomi Nasional
Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih, 345 Unit Berdiri Jadi Terbanyak di Luar Jawa
Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT ASEAN ke-48 Bahas Ketahanan Energi dan Geopolitik
Meutya Hafid Tekankan Pentingnya Kesadaran Digital Sejak Dini pada Generasi Muda
Prabowo Bahas Harga Minyak dan Kedaulatan Tambang, Negara Didorong Kuasai Kepemilikan

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 07:40

SPPG MBG 3B Lampung: BGN Ketatkan Aturan, Dapur Tak Layani 300 Penerima Disetop 2 Juni 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:21

MBG Lampung Klaim 3B Prioritas, Tapi Data SPPG Pelanggar Belum Ada

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:28

Pemkot Bandar Lampung Fokuskan 529 Unit Bedah Rumah di Kawasan Pesisir Tahun 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:15

Presiden Prabowo Tegaskan Kembali Amanat Pasal 33 UUD 1945 sebagai Cetak Biru Ekonomi Nasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49

Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih, 345 Unit Berdiri Jadi Terbanyak di Luar Jawa

Berita Terbaru