Sekdaprov Lampung Canangkan Zona Integritas di BKD, Dorong Birokrasi Bersih dan Digital

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan. foto: ist

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan. foto: ist

PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menjadi pembina apel pagi di lingkungan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Momentum tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta integritas oleh Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan dan Kepala BKD Provinsi Lampung Rendi Riswandi, yang disaksikan oleh Inspektur Provinsi Lampung, Bayana.

Seluruh peserta apel, yang terdiri dari pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, serta ASN dan PPPK di lingkungan BKD, turut mengikrarkan komitmen bersama pembangunan zona integritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam ikrar tersebut, seluruh ASN BKD menyatakan komitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bebas dari korupsi, menjunjung tinggi integritas dan akuntabilitas, menolak praktik korupsi, kolusi, nepotisme, serta gratifikasi, menghindari konflik kepentingan, dan memberikan pelayanan publik yang adil, transparan, serta berkualitas.

Baca Juga :  Dekranasda Lampung Sambut Pengurus REI Se-Indonesia, Produk UMKM Lokal Curi Perhatian

Dalam amanatnya, Marindo Kurniawan mengapresiasi inisiatif BKD dalam mengawali pembangunan zona integritas. Ia menegaskan bahwa pencanangan ini tidak boleh berhenti pada aspek seremonial semata, melainkan harus diimplementasikan secara nyata dalam setiap aspek kerja.

“Zona integritas bukan sekadar ikrar atau simbol, tetapi harus dimaknai sebagai kebutuhan bersama. Ini tentang perubahan pola pikir dan budaya kerja menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” ujar Marindo.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan sistem digital dalam manajemen kepegawaian. Menurutnya, seluruh layanan BKD, mulai dari kenaikan pangkat, rekrutmen, mutasi, hingga koordinasi dengan kabupaten/kota, harus berbasis sistem yang terintegrasi, terdokumentasi, dan transparan.

“Digitalisasi menjadi kunci untuk memastikan pelayanan yang akuntabel dan mencegah potensi penyimpangan. Database kepegawaian harus terjaga dengan baik dan dapat diakses secara sistematis,” tambahnya.

Lebih lanjut, Marindo menyebut BKD sebagai “jantung” reformasi birokrasi di Pemerintah Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan di Upacara Hardiknas 2026

Oleh karena itu, BKD dituntut mampu membangun kepercayaan dan meningkatkan kualitas ASN.

“Jika BKD mampu menjaga integritas dan profesionalisme, maka kualitas ASN akan meningkat. Dampaknya, pelayanan publik semakin baik dan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Provinsi Lampung akan semakin kuat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa selama ini proses-proses kepegawaian di lingkungan Pemprov Lampung, termasuk mutasi, pelantikan, dan pengangkatan pejabat, telah berjalan dengan baik dan transparan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan banner Zona Integritas yang dipasang di pintu masuk Kantor BKD Provinsi Lampung oleh Sekdaprov Lampung, Inspektur Provinsi Lampung, dan Kepala BKD, yang diikuti seluruh pegawai sebagai simbol komitmen bersama.

Pencanangan ini diharapkan menjadi langkah nyata BKD Provinsi Lampung dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. (***)

Berita Terkait

Pemerintah Pusat dan Pemprov Lampung Bangun PSEL Lampung Raya, Sampah 1.000 Ton per Hari Diubah Jadi Listrik
Gubernur Mirza dan Ketum BPP Hipmi Meriahkan Half Marathon Lampung 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Daerah
Dekranasda Lampung Sambut Pengurus REI Se-Indonesia, Produk UMKM Lokal Curi Perhatian
Gubernur Mirza dan Wali Kota Eva Dwiana Siapkan Master Plan Penanganan Banjir Bandar Lampung
Gubernur Mirza Groundbreaking Jalan Brabasan–Wiralaga, Konektivitas Lampung–Sumsel Diperkuat
Lampung Perkuat Posisi Raja Tapioka Nasional, Ekspor Perdana 3.330 Ton ke Tiongkok
RMDku Diluncurkan, Pemprov Lampung Sinkronkan Data Pendidikan untuk Dongkrak IPM
Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan di Upacara Hardiknas 2026

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:34 WIB

Pemerintah Pusat dan Pemprov Lampung Bangun PSEL Lampung Raya, Sampah 1.000 Ton per Hari Diubah Jadi Listrik

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:43 WIB

Gubernur Mirza dan Ketum BPP Hipmi Meriahkan Half Marathon Lampung 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:44 WIB

Dekranasda Lampung Sambut Pengurus REI Se-Indonesia, Produk UMKM Lokal Curi Perhatian

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:16 WIB

Gubernur Mirza dan Wali Kota Eva Dwiana Siapkan Master Plan Penanganan Banjir Bandar Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:34 WIB

Gubernur Mirza Groundbreaking Jalan Brabasan–Wiralaga, Konektivitas Lampung–Sumsel Diperkuat

Berita Terbaru

DPRD Lampung Selatan

Klarifikasi Setwan Lampung Selatan Soal Anggaran Laundry Rp6,5 Juta per Bulan

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:18 WIB