Prabowo Bahas Harga Minyak dan Kedaulatan Tambang, Negara Didorong Kuasai Kepemilikan

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 5 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 5 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

PROYEKSI.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis terkait sektor energi dan pertambangan nasional.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, salah satu fokus utama pembahasan adalah dinamika harga minyak mentah global yang berdampak langsung terhadap Indonesian Crude Price (ICP). Pergerakan ICP dinilai memiliki pengaruh signifikan terhadap arah kebijakan energi nasional, termasuk terhadap penerimaan negara.

Selain itu, pemerintah juga menyoroti penataan sektor pertambangan ke depan, dengan penekanan pada peningkatan porsi kepemilikan negara. Langkah ini disebut sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa sumber daya alam harus dikuasai oleh negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Membahas beberapa perkembangan, termasuk yang pertama adalah harga crude terhadap ICP. Yang kedua, penataan tambang ke depan yang harus sebagian besar kepemilikannya dimiliki oleh negara dan itu terkait implementasi Pasal 33,” ujar Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil menegaskan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan pendapatan negara dari sektor sumber daya alam, baik dari tambang eksisting maupun proyek baru. Upaya tersebut akan ditempuh melalui penguatan skema kerja sama yang lebih adaptif dan tetap menguntungkan negara.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT ASEAN ke-48 Bahas Ketahanan Energi dan Geopolitik

Menurutnya, pemerintah tengah mengkaji penerapan berbagai pola kerja sama, seperti skema cost recovery dan gross split yang selama ini digunakan dalam pengelolaan migas.

“Kita akan mencoba mengoptimalkan pendapatan negara secara maksimal. Pola-pola seperti di migas, baik cost recovery maupun gross split, akan kita exercise untuk membangun model kerja sama dengan pihak swasta,” jelasnya.

Melalui kebijakan ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengelolaan sektor energi dan pertambangan ke depan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan kedaulatan negara, penciptaan nilai tambah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (BPMI Setpres)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT ASEAN ke-48 Bahas Ketahanan Energi dan Geopolitik
Meutya Hafid Tekankan Pentingnya Kesadaran Digital Sejak Dini pada Generasi Muda
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana dengan PPATK di Hambalang, Tekankan Transparansi dan Anti-Korupsi
Menkomdigi Meutya Hafid: Jurnalis Garda Terdepan Menjaga Kebenaran di Era Banjir Informasi Digital
Hardiknas 2026 di Palembang, Kakanwil Kemenag Sumsel Gaungkan Pendidikan Bermutu dan 5 Kebijakan Strategis
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
Dari MBG hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Presiden Kembalikan Arus Kekayaan ke Rakyat
Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT ASEAN ke-48 Bahas Ketahanan Energi dan Geopolitik

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:37 WIB

Meutya Hafid Tekankan Pentingnya Kesadaran Digital Sejak Dini pada Generasi Muda

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:10 WIB

Prabowo Bahas Harga Minyak dan Kedaulatan Tambang, Negara Didorong Kuasai Kepemilikan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:10 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana dengan PPATK di Hambalang, Tekankan Transparansi dan Anti-Korupsi

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:05 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid: Jurnalis Garda Terdepan Menjaga Kebenaran di Era Banjir Informasi Digital

Berita Terbaru

DPRD Lampung Selatan

Klarifikasi Setwan Lampung Selatan Soal Anggaran Laundry Rp6,5 Juta per Bulan

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:18 WIB