Cakupan JKN di Lampung Selatan Capai 99,91 Persen, Status UHC Prioritas Terjaga

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:19

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional JKN di Kabupaten Lampung Selatan per Juni 2026. Cakupan kepesertaan mencapai 99,91 persen dengan 930.390 peserta aktif, sehingga status Universal Health Coverage UHC Prioritas tetap terjaga.

Infografis capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional JKN di Kabupaten Lampung Selatan per Juni 2026. Cakupan kepesertaan mencapai 99,91 persen dengan 930.390 peserta aktif, sehingga status Universal Health Coverage UHC Prioritas tetap terjaga.

PROYEKSI.ID, KALIANDA – Cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Lampung Selatan mencapai 99,91 persen hingga Juni 2026. Angka itu memastikan status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di daerah tersebut tetap terjaga.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengatakan capaian tersebut telah melampaui indikator UHC Prioritas dari BPJS Kesehatan.

“Per Juni 2026, cakupan kepesertaan JKN di Lampung Selatan mencapai 99,91 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,18 persen. Ini sudah memenuhi parameter UHC Prioritas,” kata Hendry di Kalianda, Rabu (8/7/2026).

Berdasarkan data, jumlah penduduk Lampung Selatan tercatat 1.146.074 jiwa. Dari jumlah itu, sebanyak 1.145.098 jiwa telah terdaftar sebagai peserta JKN, dan 930.390 jiwa di antaranya berstatus aktif.

Baca Juga :  Siger Lampung Presisi Ungkap Pencurian Rambu Chevron di Tol Terpeka, 2 Pelaku Diamankan

Hendry menjelaskan, status UHC Prioritas memberi manfaat besar bagi masyarakat. Warga yang belum terdaftar atau kepesertaannya tidak aktif tetap dapat memperoleh layanan kesehatan sesuai ketentuan.

“Melalui UHC Prioritas, kepesertaan JKN dapat diaktifkan saat masyarakat membutuhkan layanan di rumah sakit, puskesmas, maupun klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Untuk menjaga keberlanjutan program, Pemkab Lampung Selatan mengalokasikan anggaran iuran JKN bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD sebesar Rp49,62 miliar pada APBD 2026.

Jumlah peserta PBPU Pemerintah Daerah yang ditanggung pemkab hingga Juni 2026 mencapai 197.208 jiwa.

Selain itu, pemkab juga menyiapkan tambahan alokasi anggaran melalui Perubahan APBD 2026. Dengan tambahan itu, total anggaran iuran JKN menjadi Rp87,62 miliar.

Baca Juga :  Wagub Jihan Nurlela Kunjungi Sekolah dan SPPG di Bandar Lampung Dukung Program MBG

Pengalokasian anggaran tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama antara Pemkab Lampung Selatan dan BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung yang ditandatangani pada 26 Juni 2026.

“Penyesuaian anggaran ini bentuk komitmen pemerintah daerah agar seluruh masyarakat tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan tanpa terkendala status kepesertaan,” kata Hendry.

Ia menambahkan, dengan terjaganya status UHC Prioritas, masyarakat mendapat kepastian akses layanan kesehatan. Kepesertaan JKN dapat diaktifkan sesuai ketentuan saat dibutuhkan, dan pendanaan kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) juga tetap terjamin.

Secara nasional, pemerintah menargetkan cakupan kepesertaan JKN sebesar 98,6 persen pada 2027 dan 99 persen pada 2029. Dengan capaian saat ini, Lampung Selatan telah melampaui target nasional tersebut.

Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Tenggelam di Perairan Pulau Rimau Lampung Selatan Ditemukan Meninggal
Peringati Harkopnas ke-79, Sekda Lamsel: Koperasi Harus Jadi Motor Ekonomi Digital
OKP KAPI Laporkan Dugaan Korupsi SPMB SMPN 1 Kalianda ke Kejari Lampung Selatan
ASDP Bakauheni Salurkan 2 Sapi dan 3 Kambing untuk Qurban Idul Adha 1447 H
Setwan DPRD Lamsel Geber Gertak HELAU di Kantor
Konstruksi Jembatan Karang Sari–Fajar Baru Disorot LSM GPAN: Disebut Rawan Banjir & Ambruk, Desak Evaluasi Total

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:19

Nelayan Tenggelam di Perairan Pulau Rimau Lampung Selatan Ditemukan Meninggal

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Peringati Harkopnas ke-79, Sekda Lamsel: Koperasi Harus Jadi Motor Ekonomi Digital

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:19

Cakupan JKN di Lampung Selatan Capai 99,91 Persen, Status UHC Prioritas Terjaga

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:24

OKP KAPI Laporkan Dugaan Korupsi SPMB SMPN 1 Kalianda ke Kejari Lampung Selatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:52

ASDP Bakauheni Salurkan 2 Sapi dan 3 Kambing untuk Qurban Idul Adha 1447 H

Berita Terbaru