Presiden Prabowo Pimpin Ratas Percepat Pematangan Giant Sea Wall Pantura

Selasa, 21 April 2026 - 09:27

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : BPMI Setpres

Foto : BPMI Setpres

PROYEKSI.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih terkait dengan pematangan rencana pembangunan tanggul laut raksasa (giant sea wall) sebagai proyek strategis nasional yang diharapkan mampu melindungi kawasan pesisir utara Jawa. Rapat tersebut digelar di Istana Merdeka, Senin (20/04/2026).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) Brian Yuliarto dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa proyek giant sea wall memiliki peran vital dalam melindungi sekitar 60 persen kawasan industri serta lebih dari 30 juta penduduk di wilayah terdampak. Oleh karena itu, Brian menyampaikan bahwa Kementerian Dikti Saintek didorong untuk berpartisipasi aktif, khususnya melalui kontribusi riset dan inovasi dari perguruan tinggi.

“Banyak hasil-hasil penelitian di kampus ya yang juga sudah diuji coba. Salah satunya yang berhasil di Demak, Semarang ya. Itu juga nanti kita diminta berpartisipasi aktif. Jadi dosen-dosen yang selama ini penelitian-penelitian yang ada di kampus yang mendukung untuk percepatan dan menjadi lebih efisien tentang pengembangan giant sea wall itu diminta untuk terlibat,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Brian menyampaikan bahwa Kementerian Dikti Saintek akan segera mengundang para guru besar dan pakar yang memiliki keahlian di bidang terkait, termasuk dalam pengembangan daratan dan reklamasi. Brian menyampaikan para akademisi tersebut nantinya tidak hanya memberikan kajian teknis, tetapi juga akan terlibat langsung dalam tim pelaksana yang dipimpin oleh Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BPPOJ).

“Bahkan lebih dari itu langsung dilibatkan nantinya masuk ke dalam timnya yang dipimpin oleh Bapak Kepala Otorita,” imbuh Brian.

Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Pantai Utara Jawa Didit Herdiawan Ashaf menyampaikan bahwa proyek tersebut saat ini masih dalam tahap perencanaan. Pemerintah tengah melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek, khususnya yang berkaitan dengan konstruksi.

“Rencana dari hasil hitungan masih dihitung waktunya karena kan berkaitan sama resources yang ada di Indonesia. Kita manfaatkan semua. Jadi salah satu yang utama adalah kita bisa memanfaatkan soal lingkungan. Jadi kita absorb hal-hal yang ada kaitannya dengan waste,” ujar Didit.

Pemerintah menegaskan, percepatan giant sea wall tidak hanya soal kecepatan pembangunan, tetapi juga kualitas perencanaan. Kolaborasi pemerintah, akademisi, dan pelaku industri menjadi kunci agar proyek ini kokoh secara teknis, tepat secara ekonomi, dan berkelanjutan bagi lingkungan. (BPMI Setpres)

Baca Juga :  Hardiknas 2026 di Palembang, Kakanwil Kemenag Sumsel Gaungkan Pendidikan Bermutu dan 5 Kebijakan Strategis
Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG MBG 3B Lampung: BGN Ketatkan Aturan, Dapur Tak Layani 300 Penerima Disetop 2 Juni 2026
MBG Lampung Klaim 3B Prioritas, Tapi Data SPPG Pelanggar Belum Ada
Pemkot Bandar Lampung Fokuskan 529 Unit Bedah Rumah di Kawasan Pesisir Tahun 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Kembali Amanat Pasal 33 UUD 1945 sebagai Cetak Biru Ekonomi Nasional
Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih, 345 Unit Berdiri Jadi Terbanyak di Luar Jawa
Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT ASEAN ke-48 Bahas Ketahanan Energi dan Geopolitik
Meutya Hafid Tekankan Pentingnya Kesadaran Digital Sejak Dini pada Generasi Muda
Prabowo Bahas Harga Minyak dan Kedaulatan Tambang, Negara Didorong Kuasai Kepemilikan

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 07:40

SPPG MBG 3B Lampung: BGN Ketatkan Aturan, Dapur Tak Layani 300 Penerima Disetop 2 Juni 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:21

MBG Lampung Klaim 3B Prioritas, Tapi Data SPPG Pelanggar Belum Ada

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:28

Pemkot Bandar Lampung Fokuskan 529 Unit Bedah Rumah di Kawasan Pesisir Tahun 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:15

Presiden Prabowo Tegaskan Kembali Amanat Pasal 33 UUD 1945 sebagai Cetak Biru Ekonomi Nasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49

Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih, 345 Unit Berdiri Jadi Terbanyak di Luar Jawa

Berita Terbaru