Ketimpangan Sosial Kerap Muncul dalam Pengelolaan Lahan Sawit

Kamis, 23 April 2026 - 20:22

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono. ist

Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono. ist

PROYEKSI.ID, MEDAN —  BUMN sektor perkebunan terutama yang berkaitan dengan pengelolaan lahan sawit perlu memberi perhatian khusus bagi masyarakat lokal yang tinggal di sekitar perkebunan sawit. Penguatan hilirisasi jadi jawaban daripada memperluas lahan sawit di sektor hulu.

Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono mengemukakan hal tersebut kepada Parlementaria, usai mengikuti pertemuan dengan otoritas BUMN sektor perkebunan di Kantor Regional I PTPN IV, Medan, Sumatra Utara. Ia mengungkapkan, dalam kasus di Rokan Hulu, Riau, ada ketimpangan sosial pada pengelolaan perkebunan sawit. Penanaman sawit di wilayah tersebut cenderung mengabaikan keberadaan masyarakat lokal.

“Mulai tahun 1995 ada penanaman yang tidak melibatkan masyarakat. Seakan-akan masyarakat yang punya tanah ulayat tidak dilibatkan. Masyarakat hanya jadi penonton. Mestinya mereka ikut berperan di situ. Jadi ini PR yang harus kita selesaikan ke depan, sehingga masyarakat berperan,” ujar Budi, di Medan, Sumatera Utara, Rabu (22/4/2026).

Budi mendesak entitas bisnis seperti Agrinas Palma Nusantara dan PTPN untuk beralih fokus dari sekadar perluasan lahan di sektor hulu menuju penguatan hilirisasi. Ia menekankan bahwa tanpa ada pengolahan produk turunan, nilai tambah dari komoditas sawit tidak akan dirasakan secara maksimal oleh daerah.

Baca Juga :  Jasa Raharja Teguhkan Komitmen Perlindungan di Hari Lahir Pancasila 2026

Oleh karena itu, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini, mengusulkan pembentukan direktorat khusus hilirisasi. “Kita inginkakan di Agrinas maupun PTPN ada unit atau direktorat hilirisasi dan diversifikasi. Tidak hanya bicara memperluas hulunya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Apresiasi DPR RI: Polri Sukses Amankan Aksi May Day 2026 Secara Humanis dan Kondusif
Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datangi Korban Kekerasan di Lampung, Menteri PPPA: Kerja Ini Ladang Ibadah
Resmi 20 Juli, ASDP Sterilisasi 6 Pelabuhan: Wajib Tiket Digital, Calo Dilarang Masuk
Mulai 20 Juli! ASDP Sterilkan 6 Pelabuhan Penyeberangan, Masuk Pelabuhan Wajib Face Recognition
Naik Perahu, Gibran Tinjau Proyek Jembatan Rp96,8 M di Lampung Timur
Resmi! Harga BBM Nelayan Diturunkan Prabowo Jadi Rp15.000 per Liter
Pemerintah Luncurkan Logo HUT RI Ke-81 Karya Fajar Novario Tema Indonesia Berdaulat
Jasa Raharja Teguhkan Komitmen Perlindungan di Hari Lahir Pancasila 2026
Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun di April 2026, Tumbuh 87,2%. Novryandi: Bukti Komitmen MengEMASkan Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:21

Datangi Korban Kekerasan di Lampung, Menteri PPPA: Kerja Ini Ladang Ibadah

Senin, 20 Juli 2026 - 20:05

Resmi 20 Juli, ASDP Sterilisasi 6 Pelabuhan: Wajib Tiket Digital, Calo Dilarang Masuk

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:52

Mulai 20 Juli! ASDP Sterilkan 6 Pelabuhan Penyeberangan, Masuk Pelabuhan Wajib Face Recognition

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:42

Naik Perahu, Gibran Tinjau Proyek Jembatan Rp96,8 M di Lampung Timur

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:34

Resmi! Harga BBM Nelayan Diturunkan Prabowo Jadi Rp15.000 per Liter

Berita Terbaru