foto: istimewa
PROYEKSI.ID, TANGGAMUS – Seorang pelajar 15 tahun, Avento Galih Setiawan Pranawa, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus saat mandi di Pantai Teba, Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus, Senin [18/5].
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Korban bersama 3 rekannya berenang di pantai. Ombak besar datang tiba-tiba dan menyeret keempatnya. Tiga rekan korban berhasil diselamatkan warga. Sementara Avento hilang terseret arus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator Pos SAR Tanggamus Robi Rusli mengatakan, laporan diterima keluarga korban pada pukul 17.43 WIB. Tim Rescue Pos SAR Tanggamus langsung diberangkatkan ke lokasi.
“Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan segera berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan assessment di titik korban diduga tenggelam,” ujar Robi.
Tim gabungan dari Pos SAR Tanggamus, Polairud, Polres, BPBD, Babinsa, dan aparat pekon melakukan pemantauan visual hingga malam hari dengan kondisi cuaca berawan.
Korban ditemukan pukul 23.38 WIB dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan ke keluarga.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR ditutup. Seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Basarnas Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di pantai, terutama saat gelombang tinggi dan cuaca tidak menentu. (Hend)










