Limbah Dapur MBG Diduga Cemari Lingkungan, Warga Balekencono Desak SPPG Ditutup

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : ilustrasi/ ist

foto : ilustrasi/ ist

PROYEKSI.ID, LAMPUNG TIMUR – Warga Dusun Sendang Mulyo, Desa Balekencono, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, mengeluhkan dugaan pencemaran limbah cair dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Limbah cair diduga mengalir ke selokan warga dan menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas masyarakat. Aroma tak sedap bahkan disebut tercium hingga area pasar dan rumah ibadah di sekitar lokasi.

Warga menilai persoalan limbah tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun belum mendapat penanganan serius dari pihak pengelola. Mereka juga menyoroti keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dinilai belum memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut warga, dapur SPPG telah beroperasi selama sekitar empat bulan. Namun pembangunan IPAL baru dilakukan setelah muncul protes masyarakat terkait dugaan pencemaran limbah cair dari dapur MBG 02 tersebut.

Wahyanto, salah seorang warga setempat, mengatakan sejak awal masyarakat telah mengingatkan pengelola terkait dampak limbah terhadap lingkungan sekitar. Namun, keluhan warga disebut belum mendapat respons maksimal.

“Rumah saya jaraknya sekitar 10 meter dari lokasi pembuangan limbah. Hampir setiap hari bau busuk tercium dan sangat mengganggu,” ujar Wahyanto, Selasa (12/5/2026).

Keluhan serupa disampaikan Suwarno. Ia menegaskan warga tidak menolak program MBG, tetapi meminta pengelolaan limbah dilakukan dengan baik agar tidak mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat.

“Kami mendukung program MBG, tapi limbahnya jangan sampai mencemari lingkungan warga,” katanya.

Sementara itu, pihak pengelola dapur MBG, Nyoman, membantah limbah sengaja dibuang ke parit warga. Menurutnya, persoalan terjadi akibat kebocoran pada IPAL yang kini sedang diperbaiki.

“Saat ini kami sedang memperbesar bak penampungan limbah agar tidak lagi bocor ke lingkungan,” ujar Nyoman.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pekerja tengah membangun tiga bak penampungan limbah baru sebagai upaya mencegah kebocoran kembali terjadi.

Baca Juga :  Ngopi Serasi Edisi 24, Bupati Pringsewu Serap Berbagai Aspirasi Masyarakat di Pekon Tanjung Dalam

Persoalan tersebut turut mendapat perhatian DPRD Lampung Timur. Ketua Komisi III DPRD Lampung Timur, H. Kemari, membenarkan pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi dapur SPPG Balekencono setelah menerima laporan masyarakat.

Baca Juga :  Terungkap! Spesialis Pencuri Motor di Candipuro Ditangkap, Sudah 3 Kali Beraksi

Menurut Kemari, saat sidak dilakukan, bau menyengat dari limbah cair memang tercium kuat di sekitar lokasi dan mengalir ke selokan warga.

“Kami menemukan masih banyak ketidaksesuaian dan kekurangan pada SOP IPAL yang seharusnya dipenuhi pihak pengelola,” kata Kemari.

Komisi III DPRD Lampung Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup meminta pengelola segera melakukan perbaikan sesuai standar pengelolaan limbah program MBG.

DPRD juga memberikan tenggat waktu selama tujuh hari kepada pengelola untuk menyelesaikan perbaikan. Jika tidak ada perubahan signifikan, DPRD membuka kemungkinan merekomendasikan penutupan sementara operasional dapur SPPG tersebut.

“Kalau masih tidak berubah, kami akan turun kembali dan tidak menutup kemungkinan dilakukan penutupan sementara,” tegasnya. (*/ Sekber)

Berita Terkait

ASDP Bakauheni Semarakkan HUT ke-53 Lewat Olympic Days, Raih Sejumlah Prestasi Nasional
Lansia Tenggelam Usai Perahu Terbalik di Sungai Gedung Meneng, Ditemukan Meninggal Dunia
PLN Dukung Pertanian Modern di Lampung Tengah, Produksi Padi Ditarget Tembus 10 Ton per Hektare
Residivis Pemerasan Bermodus Ancaman dan Pistol Mainan Ditangkap Tekab 308 Polres Lampung Tengah
Sekber SMSI, AMSI dan JMSI Lampung Matangkan Sarasehan “Lampung Mau Dibawa Kemana”
2 Pelaku Curanmor Dibekuk di Dua Lokasi, Motor Raib Saat Diparkir di Kontrakan
Kajati Lampung Lantik Wakajati dan Kajari Lamtim, Tekankan Integritas dan Penegakan Hukum Humanis
Terungkap! Spesialis Pencuri Motor di Candipuro Ditangkap, Sudah 3 Kali Beraksi

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:32 WIB

Limbah Dapur MBG Diduga Cemari Lingkungan, Warga Balekencono Desak SPPG Ditutup

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:55 WIB

ASDP Bakauheni Semarakkan HUT ke-53 Lewat Olympic Days, Raih Sejumlah Prestasi Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:15 WIB

Lansia Tenggelam Usai Perahu Terbalik di Sungai Gedung Meneng, Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:27 WIB

PLN Dukung Pertanian Modern di Lampung Tengah, Produksi Padi Ditarget Tembus 10 Ton per Hektare

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:33 WIB

Residivis Pemerasan Bermodus Ancaman dan Pistol Mainan Ditangkap Tekab 308 Polres Lampung Tengah

Berita Terbaru

DPRD Lampung Selatan

Klarifikasi Setwan Lampung Selatan Soal Anggaran Laundry Rp6,5 Juta per Bulan

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:18 WIB