Dugaan “Tender Kurung” di BMBK Lampung Semakin Mencuat, KPK dan Kejagung Diminta Turun

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG – Dugaan praktik “bagi-bagi jatah proyek” dalam pengelolaan anggaran infrastruktur di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung menuai sorotan publik. Sejumlah warga hingga elemen masyarakat sipil mendesak aparat penegak hukum, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan Agung, untuk turun tangan melakukan penyelidikan.

Isu ini berkaitan dengan pengelolaan dana pinjaman daerah senilai Rp1 triliun dari Bank BJB yang diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur di Provinsi Lampung. Dalam pelaksanaannya, muncul dugaan adanya praktik persekongkolan dalam proses lelang proyek.

Adanya kejanggalan dari data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Dari total 18 paket proyek yang dilelang, efisiensi anggaran yang dihasilkan hanya sekitar Rp40 miliar atau sekitar 4 persen dari total pagu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka ini sangat tidak wajar dalam mekanisme pengadaan yang kompetitif. Ini menjadi sinyal kuat adanya dugaan persekongkolan. Lelang terkesan hanya formalitas untuk melegalkan pemenangan rekanan yang sudah ‘dikunci’ sejak awal.

Baca Juga :  OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat indikasi praktik “tender kurung”, yakni lelang yang diduga hanya menjadi formalitas administratif untuk memenangkan pihak tertentu yang telah ditentukan sebelumnya.

Sejumlah warga Bandar Lampung turut menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap dugaan tersebut. Rudi warga Sukarame, berharap pemerintah dan aparat hukum tidak menutup mata.

“Kalau benar ada permainan seperti itu, kami minta diusut tuntas. Jangan sampai uang rakyat dipakai tidak semestinya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Lina warga Tanjungkarang, yang menilai praktik semacam itu merugikan masyarakat luas.

“Proyek itu kan untuk kepentingan publik. Kalau ada kongkalikong, kualitas pembangunan bisa jelek. Kami yang dirugikan,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Aliansi Tunas Lampung, M. Arsan Nur Subing, meminta aparat penegak hukum segera turun tangan agar persoalan ini tidak berlarut-larut.

“Kami mendesak KPK dan Kejagung untuk segera melakukan investigasi menyeluruh. Jangan sampai bagi-bagi jatah proyek ini menjadi celah praktik KKN dalam proses tender proyek,” tegas Arsan.

Ia juga menilai transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik harus menjadi prioritas utama, terlebih dana yang digunakan berasal dari pinjaman daerah yang akan menjadi beban masyarakat.

Baca Juga :  BPK Bongkar "Proyek" PTK Khusus Pemkot Bandar Lampung: Langgar UU ASN, Sedot Kas Daerah Rp3,68 Miliar.

Sorotan juga mengarah pada peran Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Lampung. Berdasarkan evaluasi sebelumnya, pengawasan yang dilakukan disebut baru menjangkau sekitar 20 persen dari total proyek yang berjalan.

Publik kini menanti langkah konkret dari aparat penegak hukum untuk memastikan proses pengadaan berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.(*/tim)

Berita Terkait

BPK Bongkar “Proyek” PTK Khusus Pemkot Bandar Lampung: Langgar UU ASN, Sedot Kas Daerah Rp3,68 Miliar.
Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Setubuhi Remaja 15 Tahun, Pria Beristri di Bandar Lampung Ditangkap Polisi
PAN Bandar Lampung Mantapkan Langkah Menuju Pemilu 2029

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:02 WIB

BPK Bongkar “Proyek” PTK Khusus Pemkot Bandar Lampung: Langgar UU ASN, Sedot Kas Daerah Rp3,68 Miliar.

Senin, 20 April 2026 - 06:26 WIB

Dugaan “Tender Kurung” di BMBK Lampung Semakin Mencuat, KPK dan Kejagung Diminta Turun

Sabtu, 18 April 2026 - 20:18 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Sabtu, 18 April 2026 - 19:47 WIB

Setubuhi Remaja 15 Tahun, Pria Beristri di Bandar Lampung Ditangkap Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 11:44 WIB

PAN Bandar Lampung Mantapkan Langkah Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru

Yuni Karnelis, STP

Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga PKS Lampung

Uncategorized

Semangat Kartini dan Peningkatan Ekonomi Keluarga untuk Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 16:27 WIB

Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan. ist

Pemkot Bandarlampung

Damkarmat Kota Bandar Lampung Melakukan 336 Evakuasi, Terbanyak Tawon Dan Ular

Senin, 20 Apr 2026 - 16:18 WIB

Universitas Lampung

Tiga Jurnal Unila Berhasil Tembus Indeksasi DOAJ

Senin, 20 Apr 2026 - 12:48 WIB