Wartawan Disuruh Menunggu, Pejabat Menghilang: Benny Puspa Kritik Mentalitas Anti Transparansi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:37

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Benny N.A Puspanegara. / foto : istimewa

Benny N.A Puspanegara. / foto : istimewa

PROYEKSI.ID, BANDARLAMPUNG — Eksekutif Nasional AKKI, Benny N.A Puspanegara, mengecam keras sikap pejabat publik. Ia menilai sejumlah pejabat tidak menghargai kerja jurnalistik.

Menurut Benny, pejabat sering minta wartawan datang untuk konfirmasi. Namun setelah itu mereka menghilang tanpa penjelasan.

“Ini bentuk buruknya etika pelayanan publik. Ini juga cerminan mentalitas birokrasi yang anti transparansi,” ujar Benny.

Benny: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Mahkota

Benny menegaskan ini bukan sekadar soal komunikasi. Ini soal mentalitas pelayanan publik.

“Jabatan itu bukan mahkota kekuasaan. Jabatan adalah amanah negara yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” tegasnya.

Ia menilai masih ada pejabat yang berubah setelah menjabat. Baru menikmati fasilitas kantor, ajudan, dan ruang ber-AC, mereka merasa paling penting.

Akibatnya, pejabat itu sulit diakses publik dan media.

Baca Juga :  PLN UID Lampung Jaga Keandalan Listrik saat Idul Adha 1447 H, Dapat Apresiasi Gubernur

Wartawan Adalah Kontrol Sosial, Bukan Pengganggu

Benny menegaskan wartawan bukan pengganggu kantor pemerintahan. Wartawan adalah representasi masyarakat yang menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Kalau wartawan dihargai, berarti masyarakat dihargai. Tapi kalau wartawan dipermainkan, publik akan menilai rakyat sedang diremehkan,” ujarnya.

Ia juga menyindir budaya pejabat yang mudah menghindar saat dimintai klarifikasi. Padahal pejabat itu sangat aktif saat ada agenda pencitraan.

“Kalau ada acara seremonial, potong pita, atau foto-foto, wartawan dicari siang malam. Tapi ketika dikonfirmasi soal persoalan publik, mendadak sedang rapat atau tidak ada di tempat,” katanya.

Transparansi Adalah Kewajiban, Bukan Pilihan

Menurut Benny, publik saat ini sudah cerdas. Publik bisa membedakan pejabat yang benar-benar bekerja untuk rakyat. Publik juga tahu mana yang hanya sibuk membangun citra.

Baca Juga :  Warga Bandar Lampung Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu KTP Lama Mulai 1 Mei 2026

Ia mengingatkan, pers adalah salah satu pilar demokrasi yang dijamin undang-undang. Karena itu, pejabat tidak boleh alergi terhadap kritik maupun konfirmasi media.

“Jangan sampai muncul kesan, saat dipuji paling depan. Tapi saat dikritik, mendadak menghilang seperti chat yang sudah dibaca tapi tidak dibalas,” sindirnya.

Benny menambahkan, budaya menghindar dari pertanyaan publik justru menimbulkan kecurigaan.

“Semakin pejabat menghindar, semakin publik curiga ada sesuatu yang ditutupi,” ucapnya.

Ia berharap seluruh pejabat, khususnya di pemerintahan, mulai membuka diri terhadap kritik. Mereka juga harus menghargai kerja jurnalistik sebagai bagian penting demokrasi.

“Transparansi bukan pilihan, tetapi kewajiban. Menghargai wartawan sejatinya adalah menghargai demokrasi itu sendiri,” pungkasnya. (Ar/*/Red)

Follow WhatsApp Channel proyeksi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meriah! Guru Lawan Murid Adu Vokal di Lomba Solo Song HUT ke-344 Bandar Lampung
Inspektorat Bandar Lampung Koordinasi dengan Ombudsman, Susun Tindak Lanjut 3 Temuan SPMB
Lantik FOKAL IMM, Wali Kota Eva Dwiana Ajak Kolaborasi Bangun Bandar Lampung
Masuk 5 Besar Nasional, Sekda Lampung Marindo Kurniawan Diuji Tim Penilai ADLGA 2026
Ketua SMSI Lampung: Wartawan Bukan Pemeras, Langgar Kode Etik Silakan Dilaporkan ke Polisi
Proyeksi Pendapatan APBD 2027 Tembus Rp2,714 Triliun, Pemkot Bandar Lampung Fokus Infrastruktur
Diduga Bocorkan Data Pemohon, KAMPUD Desak Polda Lampung Usut Tuntas Kasus di BPN Bandar Lampung
Bawa Perpustakaan Mini di Atas Mobil, KKKS SD Bandar Lampung Gaungkan Literasi di HUT 344

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:21

Meriah! Guru Lawan Murid Adu Vokal di Lomba Solo Song HUT ke-344 Bandar Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:59

Inspektorat Bandar Lampung Koordinasi dengan Ombudsman, Susun Tindak Lanjut 3 Temuan SPMB

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:49

Lantik FOKAL IMM, Wali Kota Eva Dwiana Ajak Kolaborasi Bangun Bandar Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:05

Masuk 5 Besar Nasional, Sekda Lampung Marindo Kurniawan Diuji Tim Penilai ADLGA 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 16:23

Proyeksi Pendapatan APBD 2027 Tembus Rp2,714 Triliun, Pemkot Bandar Lampung Fokus Infrastruktur

Berita Terbaru